Selasa, 21 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Militer Inggris Terbangkan Paket Rudal Brimstone 2 ke Ukraina

Inggris mengirimkan bantuan rudal Brimstone 2 ke Ukraina menggunakan pesawat transport Royal Air Force ke lapangan terbang tujuan yang dirahasiakan.

Penulis: Setya Krisna Sumarga
MezhaMedia
Rudal Brimstone dipasang di sayap jet tepur Tornado G4. Rudal ini diproduksi perusahaan MBDK Inggris dan digunakan secara luas sebagai rudal udara ke darat menyasar target tank dan ranpur lapis baja. 

Rusia menggelar operasi khusus ke Ukraina sejak 24 Februari 2022, hingga perang berlanjut sampai hari ini.

Moskow bertekad ingin melindungi warga di wilayah-wilayah di Donbas yang mayoritas berbahasa Rusia, sekaligus ingin melenyapkan kekuatan neo-Nazi Ukraina.

Rusia menuding Ukraina gagal mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberi wilayah Donetsk dan Lugansk status khusus di dalam negara Ukraina.

Protokol, yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis, pertama kali ditandatangani pada 2014.

Mantan Presiden Ukraina Pyotr Poroshenko sejak itu mengakui tujuan utama Kiev adalah menggunakan gencatan senjata untuk mengulur waktu dan menciptakan angkatan bersenjata yang kuat.

Pada 23 Februari 2022, Kremlin mengakui Republik Donbass sebagai negara merdeka dan menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral.

Ukraina harus menjadi negara yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer barat mana pun. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan.

Musim gugur ini, empat wilayah yang sebelumnya merupakan wilayah Ukraina, Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, serta Wilayah Kherson dan Zaporozhye, dimasukkan ke dalam Rusia setelah referendum.(Tribunnews.com/RussiaToday/xna)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved