Sabtu, 11 April 2026

Imran Khan Tuduh Militer Pakistan Perintahkan Penangkapannya

Mantan perdana menteri Pakistan Imran Khan menuduh kepala tentara memerintahkan penangkapannya serta tindakan keras terhadap partainya.

Arif ALI / AFP
Perdana Menteri Pakistan yang digulingkan Imran Khan (Tengah) tiba di pengadilan tinggi untuk menghadap pengadilan untuk jaminan perlindungan dalam dua kasus di Lahore pada 20 Februari 2023. - Mantan perdana menteri Pakistan Imran Khan menuduh kepala tentara memerintahkan penangkapannya serta tindakan keras terhadap partainya. 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan meningkatkan kritiknya terhadap kekuatan militer Islamabad.

Khan menuduh kepala tentara menyimpan dendam pribadi terhadapnya.

Dia menyebut penangkapan dan tindakan terhadap partainya diperintahkan diperintahkan oleh tentara.

"Itu pribadi. Tidak ada hubungannya dengan kepentingan nasional," kata Khan kepada Guardian dalam wawancara eksklusif di rumahnya di Lahore.

"Tanpa diragukan lagi, militer berada di belakang penangkapan saya," katanya.

“Pakistan sekarang dijalankan oleh panglima militer. Tindakan keras terhadap kami dilakukan oleh panglima militer," imbuhnya.

Baca juga: Mantan PM Pakistan Imran Khan Serukan Pendukungnya Gelar Protes Serentak di Islamabad

Imran Khan ditangkap oleh pasukan huru-hara pada Selasa (9/5/2023) setelah tiba di Pengadilan Tinggi Islamabad.

Dilansir Al Jazeera, Khan diamankan atas berbagai tuduhan korupsi.

Di Pakistan penangkapan saingan politik bukanlah hal baru.

Ketika Khan menjadi perdana menteri, beberapa pemimpin oposisi senior dipenjara.

Selisih Imran Khan dengan sekutu militer

Dikenal karena politik populis dan pidatonya yang berapi-api, Khan berselisih dengan mantan sekutu militernya setelah menuduh mereka mendalangi pencopotannya dari kekuasaan pada April 2022.

Dia sejak itu menuduh mereka melakukan dua percobaan dalam hidupnya.

Khan menuduh penangkapannya, dan tujuh anggota senior partainya Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), merupakan gejala dari kekuatan tak tertandingi yang dimiliki oleh militer.

“Militer berada di atas hukum; ISI [badan intelijen militer] berada di atas hukum,” kata Khan.

Baca juga: Populer Internasional: Imran Khan Dibebaskan dengan Jaminan - Pasukan Rusia Mundur ke Utara Bakhmut

Seorang pria menendang tembakan peluru gas air mata oleh polisi untuk membubarkan aktivis partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) dan pendukung mantan Perdana Menteri Pakistan Imran selama protes terhadap penangkapan pemimpin mereka, di Karachi pada 9 Mei 2023. Imran Khan ditangkap pada 9 Mei, kata polisi, dalam sidang pengadilan untuk salah satu dari lusinan kasus yang tertunda sejak dia dipecat dari jabatannya tahun lalu. (Photo by Asif HASSAN / AFP)
Seorang pria menendang tembakan peluru gas air mata oleh polisi untuk membubarkan aktivis partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) dan pendukung mantan Perdana Menteri Pakistan Imran selama protes terhadap penangkapan pemimpin mereka, di Karachi pada 9 Mei 2023. Imran Khan ditangkap pada 9 Mei, kata polisi, dalam sidang pengadilan untuk salah satu dari lusinan kasus yang tertunda sejak dia dipecat dari jabatannya tahun lalu. (AFP/ASIF HASSAN)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved