Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia Serang Pos Militer Ukraina di Pokrovsk, Donetsk, setelah 2 Rudal Tewaskan 8 Orang
Rusia serang pos militer Ukraina di Pokrovsk, Donetsk pada Selasa (8/8/2023) setelah 2 rudal tewaskan 8 orang dan lukai 88 lainnya pada Senin malam.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya berhasil menyerang pos komando Ukraina di Pokrovsk, Ukraina timur pada Selasa (8/8/2023).
"Dekat pemukiman Krasnoarmeysk di Republik Rakyat Donetsk, sebuah pos komando lanjutan dari kelompok gabungan pasukan Ukraina Khortytsya diserang," kata Kementerian Pertahanan Rusia, menggunakan nama Rusia untuk Pokrovsk, dikutip dari TASS.
Serangan ini menyusul rentetan dua rudal yang ditembakkan ke Kota Pokrovsk pada Senin (7/8/2023) malam.
Delapan orang tewas, terdiri dari lima warga sipil, dua petugas penyelamat, dan satu anggota militer Ukraina.
Seorang Wakil Kepala Dinas Darurat Ukraina di kawasan itu termasuk dalam korban meninggal dunia.
Selain itu, 88 orang lainnya terluka.
Baca juga: Rusia Mesti Siap-siap, 31 Tank Tempur Berat M1 Abrams yang Dijanjikan AS Tiba di Ukraina September
Sehari setelah serangan mematikan itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunggah video setelah rudal Rusia menghantam Pokrovsk pada Senin (7/8/2023).
"Kota Pokrovsk, wilayah Donetsk. Donbas, dari mana Rusia berusaha meninggalkan hanya batu yang pecah dan hangus. Dua serangan rudal. Sebuah bangunan tempat tinggal biasa dihantam," tulis Presiden Zelensky di X, Selasa (8/8/2023).
Video dan gambar yang dirilis oleh otoritas Ukraina menunjukkan orang-orang memilah-milah puing-puing termasuk di gedung apartemen lima lantai yang rusak parah.
Ambulans berada di lokasi untuk merawat yang terluka.
Hotel yang dihantam rudal tersebut adalah fasilitas jurnalis di Ukraina.
Baca juga: Jet Tempur Su-30 Rusia vs Drone Reaper MQ-9 Amerika Bertemu di Laut Hitam
Pejabat Ukraina mengatakan dua rudal Iskander menghantam kota itu pada pukul 19.15 dan 19.52 waktu setempat pada malam, merusak 12 gedung bertingkat.
Setidaknya 81 orang terluka, termasuk 39 warga sipil, 31 petugas polisi, tujuh penyelamat dan empat anggota militer.
Jumlah korban terluka meningkat menjadi 88 orang pada Selasa (8/8/2023).
“Kami melanjutkan penghancuran puing-puing,” kata Pavlo Kyrylenko, kepala administrasi militer wilayah Donetsk, pada Selasa (8/8/2023) pagi.
Baca juga: Pengakuan Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia: Kami Belajar Soal Serangan Balasan Lewat TikTok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/serangan-rudal-rusia-di-pokrovsk-wilayah-donetsk-di-tengah-invasi-rusia-ke-ukraina-76t.jpg)