Mengapa dan sejak kapan pria beragama Kristen tidak wajib disunat?
Praktik sunat telah dikaitkan dengan ritual agama selama ribuan tahun. Namun, mengapa banyak pria Kristen tidak bersunat, padahal…
"Oleh karena itu, sunat mempunyai stigma di dunia Yunani-Romawi, dan itu adalah proses yang sangat menyakitkan bagi pria dewasa."
Dalam khotbahnya, Paulus mengatakan kepada mereka bahwa mereka tidak perlu disunat.
Dia menegaskan bahwa satu-satunya hal yang diperlukan untuk menerima keselamatan dari Tuhan adalah iman.
"Inilah ketetapan yang kuberikan kepada semua jemaat. Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat.
Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah menaati hukum-hukum Allah," tulis Paulus dalam surat pertamanya kepada jemaat Korintus.
Miguel Pastorino, profesor Filsafat Agama dan Filsafat Antropologi di Universitas Katolik Uruguay sekaligus mantan pendeta, menilai Paulus tahu bagaimana menerjemahkan ajaran Yesus karena dia mengenal budaya Ibrani, Yunani, dan Romawi.
"Kristus telah menyelamatkan kita dari kutukan Hukum Taurat," kata Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galatia ketika mengacu pada hukum Musa, termasuk sunat.
Namun pendiriannya tidak diterima oleh rasul-rasul lainnya.
Dalam suratnya kepada Titus yang dimasukkan ke dalam Alkitab, Paulus menceritakan konfrontasi ini. "Banyak pemberontak dan penipu, terutama mereka yang mendukung sunat. Mulut mereka harus ditutup," tulisnya.
Dalam surat kepada jemaat di Galatia, ia menceritakan pertengkarannya dengan Petrus pada suatu hari di Antakya, sebuah kota di Turki modern tempat terbentuknya komunitas besar pengikut Yesus.
Menurut versinya, Petrus biasa makan bersama orang-orang bukan Yahudi, namun ketika sekelompok utusan Yakobus tiba di kota itu, ia mulai berpisah dari mereka "karena takut terhadap para pendukung sunat".
"Saya menyalahkan dia atas perilakunya yang tercela," katanya kepada jemaat Galatia.
"Saya berkata kepada Petrus di depan semua orang: 'Jika Anda, yang adalah orang Yahudi, hidup seolah-olah Anda bukan orang Yahudi, mengapa Anda memaksa orang bukan Yahudi untuk menganut Yudaisme?'"
Momen persatuan
Berdasarkan Alkitab Perjanjian Baru, beberapa orang Kristen Yahudi yang paling terikat pada tradisi dan hukum Musa melakukan perjalanan ke Antakya dan memberi tahu orang-orang bukan Yahudi bahwa jika mereka tidak disunat mereka tidak akan memperoleh keselamatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bbc-indonesia_128115956_gettyimages-1155634822.jpg.jpg)