Konflik Palestina Vs Israel
Daftar Pemimpin Hamas yang Jadi Target Pembunuhan oleh Israel, Nomor 5 Dijuluki Manusia 9 Nyawa
Saleh al-Arouri bukan pemimpin Hamas pertama yang dibunuh Israel. Sebelumnya ada Yahya Ayyash dan Mahmoud Al-Mabhouh.
Para agen menggunakan paspor Kanada palsu dan alat yang memberikan racun yang bereaksi cepat.
Setelah kondisi Mashal memburuk, Raja Hussein dari Yordania meminta obat penawar dari Israel, sehingga mengancam dampak diplomatik.
Presiden AS Bill Clinton turun tangan, dan penawarnya diberikan, menyelamatkan nyawa Mashal.
Insiden tersebut menyebabkan penangkapan dan kemudian pembebasan beberapa agen Mossad serta pembebasan tahanan Palestina.
Mashal saat ini tinggal di Qatar. Ia masih aktif mengadvokasi “perlawanan” Palestina terhadap pasukan Israel.
Sejak awal konflik saat ini, ia telah mendorong boikot dan keterlibatan negara-negara tetangga dalam perang melawan Israel.
4. Ismail Haniyeh
Haniyeh tidak hanya menjabat sebagai ketua biro politik kelompok bersenjata Hamas. Sebelumnya, ia menjabat Ketua Hamas di Jalur Gaza.
Ia memiliki pengaruh besar karena pernah menjadi perdana menteri Otoritas Palestina (PA). Presiden PA Mahmoud Abbas mencopotnya dari posisi ini pada tahun 2007.
Sama seperti Mashal, saat ini ia dikabarkan tinggal di Qatar.
5. Mohammed Deif
Deif adalah kepala Brigade Izz ad-Din al-Qassam dan merupakan tokoh penting Hamas sejak tahun 1987.
Ia mengatur beberapa serangan besar terhadap Israel, termasuk pemboman bus di Jalan Jaffa tahun 1996.
Deif diangkat memimpin Brigade pada tahun 2002 dan sejak itu ia meningkatkan kemampuan militer mereka secara signifikan.
Deif memainkan peran penting dalam serangan pimpinan Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023, yang mengawali perang Israel-Hamas saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dfhghamas.jpg)