Rabu, 15 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Pemukim Israel Serbu Kompleks Al-Aqsa dengan Pengawalan Ketat Pasukan IOF

Puluhan pemukim Israel serbu Al-Aqsa dikawal IOF, diiringi penangkapan massal dan kekerasan di Tepi Barat serta Yerusalem.

Ringkasan Berita:
  • Puluhan pemukim Israel kembali menyerbu kompleks Al-Aqsa dengan pengawalan ketat pasukan keamanan.
  • Aksi ini terjadi di tengah gelombang penangkapan dan penggerebekan luas di Tepi Barat dan Yerusalem.
  • Ketegangan meningkat seiring tudingan upaya mengubah status quo situs suci tersebut.

TRIBUNNEWS.COM - Puluhan pemukim Israel menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa pada Senin (13/4/2026) pagi dengan pengawalan ketat Pasukan Pendudukan Israel (IOF)

IOF merupakan singkatan dari Israeli Occupation Forces, istilah yang digunakan secara kritis untuk menyebut militer Israel.

Istilah ini merujuk pada Israel Defense Forces (IDF), yang merupakan nama resmi angkatan bersenjata Israel.

Penggunaan istilah IOF umumnya berasal dari pihak Palestina dan kelompok pro-Palestina untuk menyoroti peran militer Israel dalam pendudukan wilayah Palestina, khususnya di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Istilah ini sering digunakan dalam konteks operasi militer seperti penggerebekan malam, penangkapan warga, serangan udara di Gaza, serta kontrol keamanan di wilayah pendudukan.

Para pemukim dilaporkan memasuki kompleks melalui Gerbang Mughrabi dan melakukan ritual keagamaan di sejumlah titik, termasuk area timur dan sekitar Kubah Batu.

Al Mayadeen melaporkan bahwa aksi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Yerusalem dan wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Sebelumnya, Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, juga melakukan kunjungan kontroversial ke kompleks Al-Aqsa bersama kelompok pemukim.

Data Departemen Wakaf Islam menunjukkan bahwa kunjungan tersebut merupakan yang ke-156 sejak ia menjabat pada 2023.

Warga Palestina menilai rangkaian aksi tersebut sebagai upaya sistematis untuk mengubah status quo di situs suci itu.

Baca juga: Masuk Kompleks Al-Aqsa, Menteri Israel Dikecam Arab Saudi hingga Yordania

Pasukan Israel juga dilaporkan mengusir jamaah Palestina dari kompleks masjid usai salat subuh untuk membuka jalan bagi masuknya pemukim.

Di sisi lain, otoritas Israel memberlakukan larangan selama satu minggu terhadap Raed Zughair, pejabat kebersihan masjid, setelah sebelumnya ditahan di area tersebut.

Seiring dengan itu, pasukan Israel melancarkan operasi penangkapan besar-besaran di berbagai wilayah Tepi Barat dan Yerusalem.

Di al-Issawiyya, sedikitnya 10 warga Palestina ditahan setelah rumah mereka digeledah dan dirusak.

Pasukan juga menyerbu wilayah al-Bustan di Silwan serta sejumlah kota lain seperti Qalqilya, Nablus, dan Tamoun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved