Konflik Palestina Vs Israel
Hamas Tuntut 5 Negara dan PBB Jamin Kesepakatan Gencatan Senjata, Ada Qatar hingga Rusia
Hamas menuntut Qatar, Mesir, AS, Turki, Rusia, dan PBB menjamin implementasi proposal mereka.
TRIBUNNEWS.COM - Kelompok Palestina Hamas telah mengusulkan rencana gencatan senjata yang akan meredam perang di Gaza selama empat setengah bulan hingga berakhirnya perang.
Hal ini sebagai tanggapan terhadap proposal yang dikirim oleh mediator Qatar dan Mesir serta didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Berdasarkan rincian dari sumber-sumber di Hamas, kelompok Palestina itu menuntut Qatar, Mesir, AS, Turki, Rusia, dan PBB menjamin implementasi proposal mereka.
Adapun Qatar, Mesir, dan AS semuanya berupaya mencapai kesepakatan gencatan senjata, dilansir Al Jazeera.
Turki memiliki hubungan dengan Hamas, sementara Rusia memposisikan dirinya sebagai mediator potensial dalam perang tersebut.
Sebelumnya, Moskow menolak untuk mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB yang disponsori AS yang mengutuk serangan 7 Oktober 2023.
Presiden Rusia Vladimir Putin juga menyebut perang Israel di Gaza sebagai kegagalan diplomasi AS.
Kemudian, Turki dan Israel telah bergerak menuju normalisasi hubungan pada tahun 2022, namun hubungan tersebut dengan cepat memburuk selama perang Israel di Gaza.
Tanggapan Positif Hamas
Perdana Menteri Qatar mengaku menyambut baik tanggapan 'positif' dari Hamas terhadap kerangka konsep kesepakatan gencatan senjata baru di Jalur Gaza dan pertukaran sandera dengan Israel.
“Kami menyambut tanggapan Hamas terhadap perjanjian kerangka kesepakatan gencatan senjata,” ungkap Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken di Doha, dikutip dari Anadolu Agency.
Baca juga: Brigade Al-Qassam Lincah, Lembaga AS Ragukan Bualan Israel Sudah Hancurkan Puluhan Batalion Hamas
“Respons Hamas berisi sebuah catatan, namun secara umum positif,” jelas dia.
PM Qatar juga menyebut ada kemajuan dalam negosiasi, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut.
“Kami berupaya mencapai kesepakatan sesegera mungkin melalui kerja sama dengan mitra kami di Kairo dan Washington,” ujar Sheikh Mohammed.
“Perang di Gaza harus diakhiri, dan kami tidak ingin terjadi eskalasi di wilayah tersebut atau ancaman terhadap navigasi internasional,” imbuhnya.
Usulan Gencatan Senjata 3 Tahap
Menurut rancangan dokumen yang dilihat oleh Reuters, usulan balasan Hamas membayangkan tiga fase yang masing-masing berlangsung selama 45 hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/serangan-israel-di-khan-younis-gaza-2145426789124235362431515.jpg)