Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-746: Putin Disebut Kehilangan 900 Tentara per Hari
Perang Rusia-Ukraina hari ke-746. Ukraina memperkirakan Putin kehilangan 900 tentara per hari. Selain itu, 20 tank Rusia disebut jadi sasaran Ukraina.
Komentar yang memicu protes dari para pemimpin NATO lainnya, termasuk AS yang mengatakan Ukraina hanya membutuhkan bantuan senjata bukan pasukan, dikutip dari Suspilne.
Menlu Ukraina Dukung Gagasan Macron
Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, mengatakan, gagasan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, soal kemungkinan mengirim pasukan Barat ke Ukraina bukanlah hal yang mengejutkan bagi Ukraina.
“Tetapi diskusi yang dipicu oleh pesan dari Perancis ini akan menghemat banyak waktu bagi Eropa untuk menyadari bahwa masih banyak yang harus dilakukan. Tidak hanya untuk Ukraina, tetapi juga untuk Eropa,” kata menteri tersebut kepada Delfi, Minggu.
Menurutnya, anggota NATO lainnya yang berada di Eropa seharusnya sadar bahwa mendukung kemenangan Ukraina dapat menyelamatkan mereka dari ancaman invasi Rusia.
Ia memuji Macron karena keberaniannya mengungkapkan gagasan tersebut.
"Dia adalah orang pertama yang mulai berbicara secara terbuka tentang apa yang menurut saya harus dipahami oleh setiap orang yang berakal sehat di Eropa. Jika Rusia tidak dihentikan di Ukraina, Rusia akan berperang di Eropa," jelas Dmytro Kuleba.
Kerugian Rusia: 900 Tentara, 20 Tank, 38 Sistem Artileri Jadi Target
Angkatan Pertahanan Ukraina mengungkapkan perkiraan kerugian harian Rusia.
Menurut laporan tersebut, setidaknya Rusia kehilangan 900 tentara, 20 tank, dan 38 sistem artileri per hari.
"Total kerugian tempur musuh dari 24.02.22 hingga 10.03.24 kira-kira berjumlah sekitar 424.060 (+900) personel," kata pesan itu.
Ukraina mengklaim Rusia kehilangan 424 ribu tentaranya sejak awal perang.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-rusia-vladimir-putin-5646u5i7.jpg)