Jumat, 10 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-746: Putin Disebut Kehilangan 900 Tentara per Hari

Perang Rusia-Ukraina hari ke-746. Ukraina memperkirakan Putin kehilangan 900 tentara per hari. Selain itu, 20 tank Rusia disebut jadi sasaran Ukraina.

Editor: Nuryanti
Mikhail Klimentyev / Sputnik / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah) bertemu tentara selama kunjungan di pusat pelatihan militer Distrik Militer Barat di luar kota Ryazan pada 20 Oktober 2022. --- Berikut ini update perang Rusia Ukraina hari ke 746. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini perkembangan terkini perang Rusia dan Ukraina hari ke-746 pada Minggu (10/3/2024).

Hari ini, sistem pertahanan udara Ukraina menghancurkan 35 dari 39 drone serang yang diluncurkan Rusia pada dini hari.

Komandan wilayah Ukraina, Serhiy Sidorinon, mengatakan pasukan Rusia telah meningkatkan tekanan terhadap posisi pertahanan Ukraina di Ukraina timur, dengan pertempuran yang berpusat di barat Bakhmut.

Hari ini, Ukraina juga melaporkan dua orang tewas dalam serangan artileri Rusia di kota Chervonohryhorivka dan Chasiv Yar.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pertahanan udara Rusia menembak jatuh sebuah jet tempur MiG-29 Ukraina di wilayah Donetsk, dikutip dari Al Jazeera.

Paus Fransiskus Minta Ukraina Negosiasi dengan Rusia

Paus Fransiskus menyarankan agar Ukraina berunding dengan Rusia untuk menyelesaikan perang.

Hal ini diungkapnya dalam sebuah wawancara dengan stasiun penyiaran Swiss, RSI.

"Ukraina harus memiliki apa yang disebutnya keberanian bendera putih dan merundingkan diakhirinya perang dengan Rusia," kata Paus Fransiskus, Sabtu (9/3/2024).

Presiden Latvia Komentari Saran Paus Fransiskus

Presiden Latvia, Edgars Rinkevičs, mengomentari pernyataan Paus Fransiskus mengenai negosiasi perang antara Rusia dan Ukraina.

Baca juga: Ukraina Klaim Tembak 15 Jet Rusia Sejak 17 Februari, Tak Berani Lagi Terbang di Garis Depan

Ia menekankan seseorang tidak dapat menyerah pada kejahatan.

Menurutnya, Ukraina harus melawan Rusia yang melakukan invasi di wilayahnya dan bukannya menyerah.

“Anda tidak bisa menyerah pada kejahatan, Anda harus melawannya dan mengalahkannya, sehingga kejahatan mengibarkan bendera putih dan menyerah,” kata Rinkevichs di jejaring sosial X, Minggu.

Menlu Polandia Bela Macron soal NATO Bisa Kirim Pasukan ke Ukraina

Menteri Luar Negeri Polandia, Radek Sikorski, mengatakan kehadiran pasukan NATO di Ukraina bukanlah hal yang tidak terpikirkan.

Ia menghargai Presiden Prancis, Emmanuel Macron, karena tidak mengesampingkan gagasan tersebut.

Bulan lalu Macron mengatakan kemungkinan pengiriman pasukan Barat ke Ukraina tidak dapat dikesampingkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved