Jumat, 12 Juni 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Marah 7 Pekerja Bantuan Tewas di Gaza, Biden akan Telepon Netanyahu Bahas Serangan Israel

Seorang pejabat AS mengungkapkan, Joe Biden akan berbicara dengan Netanyahu pada Kamis (4/4/2024).

Tayang:
Penulis: Nuryanti
AFP
Presiden AS Joe Biden (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan). Seorang pejabat AS mengungkapkan, Joe Biden akan berbicara dengan Netanyahu pada Kamis (4/4/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Panggilan telepon itu merupakan pertama kali sejak serangan Israel yang menewaskan tujuh pekerja bantuan di Gaza pada Senin (1/4/2024).

Seorang pejabat AS mengungkapkan, Joe Biden akan berbicara dengan Netanyahu pada Kamis (4/4/2024).

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa Presiden Biden dan Perdana Menteri Netanyahu akan berbicara besok,” ujarnya kepada Agence France-Presse, Rabu (3/4/2024), dilansir The Guardian.

Joe Biden sempat menyerukan kemarahannya atas kematian pekerja World Central Kitchen yang berbasis di AS.

Biden mengatakan, Israel harus berbuat lebih banyak untuk melindungi pekerja bantuan dan warga sipil.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin telah mendesak Israel untuk mengambil langkah nyata untuk melindungi pekerja bantuan dan warga sipil Palestina di Gaza.

Hal ini disampaikan Lloyd Austin melalui panggilan telepon dengan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant.

“Menteri Austin menyatakan kemarahannya atas serangan Israel terhadap konvoi bantuan kemanusiaan World Central Kitchen yang menewaskan tujuh pekerja bantuan, termasuk seorang warga negara Amerika,” kata pernyataan panggilan antara kedua pemimpin pertahanan tersebut.

Dalam pernyataannya, Austin juga mendesak Gallant untuk melakukan penyelidikan yang cepat dan transparan.

Penyelidikan tersebut untuk membagikan kesimpulannya secara terbuka, dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.

Baca juga: Negara-negara ASEAN Hilang Kepercayaan kepada AS karena Genosida Gaza, China Mendapatkan Berkah

Diberitakan euronews, Israel telah mengambil tanggung jawab atas serangan terhadap pekerja bantuan tersebut, yang disebutnya sebagai sebuah kesalahan.

Menteri Pertahanan Yoav Gallant telah menginstruksikan angkatan bersenjata untuk menjaga jalur komunikasi yang terbuka dan transparan dengan organisasi internasional yang melakukan pekerjaan bantuan.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, mengatakan kepada wartawan bahwa serangan tersebut merupakan lambang masalah yang lebih besar dan bukti mengapa distribusi bantuan di Gaza begitu menantang.

Namun, Gedung Putih mengatakan Biden terus mendukung “hak untuk membela diri” Israel dan tidak ada rencana untuk membatasi pengiriman senjata ke sekutu utama AS tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved