Kamis, 4 Juni 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Mata Balas Mata, Menakar Serangan Balasan Iran ke Israel, Nuklir Jadi Cara Pamungkas Dramatis?

Baik Israel, Amerika Serikat, serta negara-negara di kawasan saat ini dilaporkan bersiap dan mengantisipasi aksi balasan yang digaungan Iran tersebut.

Tayang:
AFP/-
Foto yang dirilis kantor Angkatan Darat Iran menunjukkan pemandangan peluncur rudal anti-pesawat milik tentara Iran dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). (kantor Angkatan Darat Iran / AFP) 

Mata Balas Mata, Menakar Serangan Balasan Iran ke Israel, Nuklir Jadi Cara Ultimate Pamungkas?

TRIBUNNEWS.COM - Para petinggi Iran sudah menyatakan sumpah mereka kalau negara mereka akan membalas serangan udara Israel ke konsulat mereka di Damaskus, Suriah, Senin (1/4/2024) kemarin.

Serangan udara pada hari Senin, yang menewaskan dua jenderal Pasukan Quds dari unit elite Garda Revolusi Iran (IRGC) dan lima penasihat militer di kompleks kedutaan Iran di Damaskus.

Baca juga: Bantah Terlibat Serangan ke Suriah, AS Tunjuk Hidung Israel, Garda Revolusi Iran: Balasan Segera!

Baik Israel, Amerika Serikat, serta negara-negara di kawasan saat ini dilaporkan bersiap dan mengantisipasi aksi balasan yang digaungan Iran tersebut.

Hal yang menjadi pertanyaan, seperti apa serangan balasan Iran ke Israel tersebut?

Sejumlah ulasan yang dirangkum Tribunnews,com, menyebut Iran menghadapi dilema menyusul serangan Israel terhadap konsulatnya di Suriah.

Dilema itu berkisar pada pertanyaan, bagaimana Iran bisa membalas tanpa memicu konflik yang lebih luas di kawasan?

Hal ini bersandar pada spekulasi , yang menurut para analis Timur Tengah,  Teheran tidak ingin atau belum mau, meningkatkan eskalasi perang, seperti yang terjadi di Gaza, meluas.

Baca juga: Israel Dirongrong Serangan Lintas-Teritorial, Kali Ini Eilabun Galilea Dihajar Drone Perlawanan Irak

Asap mengepul setelah serangan rudal Israel di Damaskus, Suriah yang menewaskan empat anggota Garda Revolusi Iran.
Asap mengepul setelah serangan rudal Israel di Damaskus, Suriah yang menewaskan empat anggota Garda Revolusi Iran. (Sham Fm/Reuters)

Mata Balas Mata

Serangan Israel ke Konsulat Iran di Damaskus Suriah ini disebut-sebut sebagai upaya Israel mempercepat kampanye jangka panjang melawan Iran dan kelompok bersenjata yang didukungnya.

Iran dan Israel seudah lama bermusuhan, belakangan Tel Aviv gerah terhadap rongrongan milisi perlawanan yang mereka gambarkan sebagai proksi Iran, baik itu Houthi di Yaman, milisi perlawanan Irak dan Suriah, dan yang utama, Hizbullah di Lebanon.

Poros milisi perlawanan itu kian gencar menyasar wlayah teritorial Israel, di mana serangan diklaim sebagai wujud dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan milisi perlawanannya menghadapi agresi militer Israel yang sudah berlangsung sekitar enam bulan.

Baca juga: Statistik 180 Hari Perang Gaza, Israel Hancurkan Segala Kecuali Hamas dan Tak Bisa Bebaskan Sandera

Tel Aviv, yang juga melakukan balasan ke pos-pos komando milisi perlawanan tersebut, belakangan disebut juag menargetkan tokoh-tokoh militer Iran yang dianggap sebagai motor gerakan-gerakan tersebut.

Selain hal tersebut di atas, serangan pada Senin kemarin tersebut dikaitkan dengan praktik asas mata balas mata oleh Israel sebagai pembalasan terhadap serangan Iran ke sebuah gedung di Erbil, Irak, Senin (15/1/2024) silam.

Saat itu, rudal balistik yang diluncurkan Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menyasar apa yang disebut-sebut sebagai markas rahasia Mossad di Irak.

Baca juga: Benteng Perang Disamarkan Jadi Vila, Di Balik Kematian 4 Petinggi Mossad Israel oleh Rudal Iran

Dilema Teheran Soal Nuklir, Jadi Pamungkas?

Atas serangan Israel ke Damaskus yang menewaskan Brigadir Jenderal Mohammad Reza Zahedi, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah bersumpah akan membalas dendam.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved