Konflik Palestina Vs Israel
Yoav Gallant: Israel Berada di Persimpangan Jalan Antara Pertukaran Sandera dan Perang Besar-besaran
Gallant menyatakan kalau prioritasnya adalah menyelesaikan kesepakatan pertukaran sandera dengan gerakan pembebasan Palestina
Yoav Gallant: Israel Berada di Persimpangan Jalan Antara Pertukaran Sandera dan Perang Besar-besaran
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pertahanan Israel, Yoav GaLlant mengatakan dalam pertemuan tertutup di Knesset, kalau Israel berada di persimpangan jalan antara penyelesaian dan kesepakatan pertukaran sandera atau eskalasi dan perang besar-besaran di kawasan.
Dilansir Khaberni, Senin (12/8/2024) mengutip media Ibrani, Gallant menyatakan kalau prioritasnya adalah menyelesaikan kesepakatan pertukaran sandera dengan gerakan pembebasan Palestina, Hamas untuk menciptakan gencatan senjata.
Baca juga: Pakar Militer: Milisi Palestina Punya Strategi Baru Hadapi Tentara Israel Setelah Hari ke-300 Perang
"Posisi (sikap) saya dengan dinas keamanan (Israel) adalah mencapai penyelesaian dan kesepakatan pertukaran," kata Gallant.
Dia menegaskan, Israel memprioritaskan pemulangan sandera Israel yang ditahan Hamas di Jalur Gaza. Prioritas itu, kata dia akan dilakukan baik secara militer atau lewat cara perundingan.
"Tugas kita adalah menciptakan kondisi bagi kembalinya tahanan melalui tekanan militer dan kesepakatan, meskipun hal itu terjadi dalam lebih dari satu tahap," kata dia.
Gallant menyatakan, pasukan Israel (IDF) sudha memperkuat diri sebagai bagian dari persiapan menghadapi serangan pembalasan dari Iran dan gerakan perlawanan Hizbullah atas pengeboman IDF di Teheran dan Beirut yang menewaskan pemimpin biro politik Hamas, Ismail Haniyeh dan komandan senior Hizbullah, Fuad Shukr, beberapa waktu lalu.
"Kami telah memperkuat pertahanan kami dalam beberapa hari terakhir menyusul ancaman dari Iran dan Hizbullah untuk melancarkan serangan terhadap Israel," ujar Gallant.
"Kami akan menghadapi dan menanggapi serangan apa pun di mana pun untuk melindungi keamanan Israel," katanya.
AS Kirim Kapal Selam Bantu Israel
Sebagai bantuan persiapan Israel mempuat diri tersebut,Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin meminta kapal selam USS Georgia dikerahkan ke Timur Tengah.
USS Georgia merupakan kapal selam bertenaga nuklir dan dipersenjatai rudal penjelajah dengan sistem pemandu.
Dalam beberapa hari terakhir, kapal selam AS itu beroperasi di Laut Tengah dan baru saja menyelesaikan latihan di dekat Italia.
The Times of Israel menyebut pengumuman pengerahan kapal selam ke kawasan yang tengah bergejolak itu sebagai momen yang langka. Pasalnya, AS jarang mengumumkan pengerahan kapal selam.
Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) AS pada hari Minggu, (11/8/2024), Austin juga memerintahkan satuan tempur kapal induk USS Abraham Lincoln agar lebih cepat menuju kawasan itu.
Pengerahan itu dilakukan di tengah adanya ancaman serangan Iran dan Hizbullah ke Israel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menteri-keamanan-israel-yoav-gallant-8724.jpg)