Rabu, 13 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-931: Ukraina Akan Dapat Rudal Jelajah Storm Shadow dan Scalp-EG

Perang Rusia-Ukraina hari ke-931: Ukraina akan dapat rudal jelajah Storm Shadow dan Scalp-EG dari Inggris dan Prancis.

Tayang: | Diperbarui:
Golovna/Kementerian Pertahanan Ukraina
Pesawat SU-24 Ukraina dilengkapi dengan rudal Storm Shadow atau SCALP (versi Prancis). Update perang Rusia-Ukraina hari ke-931, Ukraina akan dapat rudal jelajah jarak jauh dari Inggris dan Prancis. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini perkembangan terkini perang Rusia dan Ukraina hari ke-931 pada Rabu (11/9/2024).

Hari ini pukul 03.00 waktu setempat, sistem pertahanan udara Ukraina menangkis serangan drone Rusia.

Ukraina mencatat pergerakan UAV Rusia di Kyiv pada dini hari.

Sebelumnya menjelang tengah malam, UAV Rusia muncul di wilayah Zaporizhzhia, seperti diberitakan Telegraf.

Joe Biden: AS Sedang Bahas Pembatasan Senjata Jarak Jauh

"Pemerintahan AS sedang mengerjakannya sekarang," kata Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, ketika ditanya apakah AS akan mencabut pembatasan penggunaan senjata jarak jauh Ukraina terhadap Rusia.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, akan membahas masalah tersebut dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, ketika ia mengunjungi Ukraina hari ini bersama Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy.

Inggris dan Prancis akan Kirim Rudal Jelajah Storm Shadow dan Scalp-EG ke Ukraina

Inggris dan Prancis membangun dan memasok rudal jelajah Storm Shadow dan Scalp-EG ke Ukraina.

Sementara itu, AS masih menahan diri untuk tidak mengizinkan Ukraina menggunakan senjata jarak jauh di Rusia.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, akan bertemu dengan Joe Biden di Washington pada hari Jumat (13/9/2024), seperti diberitakan The Guardian.

Baca juga: Rusia Sebut Iran Mitra Penting, Singgung soal Isu Teheran Pasok Rudal untuk Perang di Ukraina

Imbas Isu Kirim Senjata ke Rusia, Inggris Setop Layanan Udara dengan Iran

Pemerintah Inggris mengumumkan pada Selasa (10/9/2024) mereka telah mulai menghentikan semua layanan udara langsung antara Inggris dan Iran.

Langkah ini sebagai bagian dari sanksi yang dijatuhkan pada Iran karena memasok rudal kepada Rusia untuk digunakan di Ukraina.

"Kami bertindak bersama mitra internasional untuk membatalkan pengaturan layanan udara bilateral dengan Iran, yang akan membatasi kemampuan Iran Air untuk terbang ke Inggris," katanya.

AS: Rusia Terima Rudal Balistik dari Iran

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengatakan Rusia telah menerima rudal balistik dari Iran dan kemungkinan akan menggunakannya di Ukraina dalam beberapa minggu.

Sementara juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, menjelaskan kemampuan rudal tersebut.

"Pasokan rudal Iran ini, yang memiliki jangkauan maksimum sekitar 75 mil, dapat memungkinkan Rusia untuk menggunakan lebih banyak persenjataannya untuk target di luar garis depan sambil menggunakan hulu ledak Iran untuk target jarak dekat," katanya.

Jerman dan Prancis akan Beri Sanksi Baru ke Iran

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved