Minggu, 7 Juni 2026

Tabrakan Pesawat & Helikopter di AS

Perekam Suara Black Box Heli Black Hawk Ditemukan, NTSB: Tak Ada Kerusakan

Perekam suara helikopter militer Amerika Serikat Black Hawk ditemukan, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan pada eksterior kotak hitam tersebut.

Tayang:
Tangkap Layar Youtube Lockheed Martin
HELI BLACK HAWK - Tangkap layar Youtube Lockheed Martin (30/1/2025) menunjukkan helikopter . Perekam suara helikopter militer Amerika Serikat Black Hawk ditemukan, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan pada eksterior kotak hitam tersebut. 

Menurut laporan dari Badan Penerbangan Federal (FAA), pada malam kecelakaan, hanya satu pengendali lalu lintas udara bertanggung jawab untuk mengatur pergerakan pesawat dan helikopter yang terbang di sekitar Bandara Nasional Ronald Reagan.

Biasanya, ada dua pengendali yang mengurus kedua jenis transportasi ini secara terpisah untuk meminimalkan kesalahan koordinasi.

Baca juga: Kotak Hitam Pesawat American Airlines Ditemukan, Jadi Petunjuk tentang Tabrakan dengan Black Hawk

Pada malam tersebut, pihak bandara memutuskan untuk menggabungkan kedua tugas itu.

Keputusan ini biasanya diambil saat volume lalu lintas penerbangan mulai berkurang, sekitar pukul 21.30.

Akan tetapi, laporan menyebutkan bahwa penggabungan ini dilakukan lebih awal dari yang seharusnya, mengingat masih banyak pesawat dan helikopter yang berada di ruang udara bandara pada saat itu.

Posisi pengendali yang mengatur lalu lintas udara, yang tidak sesuai dengan kondisi tersebut, diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan kesalahan koordinasi dan akhirnya tabrakan tragis antara pesawat dan helikopter."

Dua Pesawat Hancur

Pesawat ditemukan terbalik dalam tiga bagian di perairan setinggi pinggang, sementara bangkai helikopter juga ditemukan di lokasi yang sama. 

Petugas masih melanjutkan pencarian.

Menurut pejabat tinggi Angkatan Darat, kondisi penerbangan dinyatakan aman saat pesawat jet tiba dari Wichita, Kansas.

Selain itu, pilot helikopter Black Hawk yang terlibat dalam kecelakaan ini dikenal sangat berpengalaman dan telah menerbangi rute tersebut sebelumnya, termasuk pada malam hari.

Jonathan Koziol, Kepala Staf Penerbangan Angkatan Darat, mengungkapkan bahwa kedua pilot sudah terbiasa dengan kepadatan lalu lintas udara di sekitar Washington.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyebutkan bahwa ketinggian helikopter bisa jadi menjadi faktor penyebab tabrakan tersebut.

Pada saat kecelakaan, helikopter seharusnya tidak terbang lebih dari 200 kaki di atas tanah.

Sampai saat ini belum ada kejelasan apakah batas ketinggian tersebut telah terlampaui.

Investigasi Panjang

Penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan ini diperkirakan akan memakan waktu berbulan-bulan.

Para penyelidik menegaskan mereka belum bisa berspekulasi tentang faktor penyebab tabrakan.

(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved