Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1092: Saat AS-Rusia Rundingan di Arab, Bantuan UE Mengalir ke Zelensky
Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung selama 1092 hari pada Rabu (19/2/2025), simak rangkuman peristiwa yang terjadi berikut ini.
TRIBUNNEWS.COM - Hari ini, Rabu (19/2/2025), perang Rusia-Ukraina telah berlangsung selama 1092 hari.
Dalam perkembangan terbaru, Uni Eropa (UE) dilaporkan sedang mempersiapkan paket bantuan militer besar untuk Ukraina senilai sedikitnya 6 miliar Euro.
Bantuan ini diumumkan di waktu hampir bersamaan saat delegasi Amerika Serikat (AS) dan Rusia bertemu di Arab Saudi, merundingkan perang Rusia-Ukraina pada Selasa (18/2/2025).
Simak rangkuman peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina lainnya.
Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1092:
-
Uni Eropa Siapkan Paket Bantuan Militer untuk Ukraina Senilai 6 Miliar Euro
Uni Eropa (UE) tengah mempersiapkan paket bantuan militer besar untuk Ukraina senilai sedikitnya 6 miliar Euro.
Laporan ini diperoleh dari Politico, yang mengutip tiga diplomat UE.
Paket bantuan tersebut diperkirakan akan mencakup sekitar 1,5 juta peluru artileri, sistem pertahanan udara, dan berbagai jenis senjata lainnya.
Bantuan ini akan menjadi salah satu yang terbesar dari UE sejak dimulainya invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada 2022, Suspilne melaporkan.
Baca juga: Mengapa Arab Saudi Dipilih sebagai Tempat Pertemuan Dialog Rusia-Ukraina?
Pengumuman resmi mengenai bantuan tersebut diharapkan dapat dilakukan menjelang kunjungan komisaris Eropa ke Kyiv pada 24 Februari, yang juga bertepatan dengan peringatan tiga tahun invasi Rusia.
Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat posisi strategis Ukraina, terutama dengan latar belakang negosiasi yang berlangsung antara AS dan Rusia.
-
Pembicaraan AS-Rusia di Arab Saudi
Delegasi AS dan Rusia bertemu di Arab Saudi untuk membahas berbagai isu, termasuk hubungan ekonomi dan diplomatik antara kedua negara pada Selasa (18/2/2025).
Selama pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan misi diplomatik mereka dan menunjuk duta besar masing-masing negara.
Selain itu, mereka juga membahas perkembangan terkait perang Rusia-Ukraina.
Perwakilan pemerintahan Presiden AS Donald Trump menekankan bahwa “semua pihak” dalam perang harus melakukan konsesi guna mencapai perdamaian.
Sementara itu, Rusia menyatakan bahwa “upaya diplomatik diperlukan” untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lama ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelenskyy-soal-perundingan-damai-antara-Ukraina-dan-Rusia.jpg)