Jumat, 29 Agustus 2025

Wanita Australia Didakwa Bunuh Mertua dengan Jamur Beracun Akhirnya Bersaksi di Pengadilan

Erin Patterson dituduh bunuh tiga orang dengan jamur beracun. Ia akhirnya bersaksi dalam sidang yang sorot dunia.

Kolase Tribunnews.com/Tangkap Layar YouTube ABC News
JAMUR BERACUN. Gambar merupakan tangkap layar dari YouTube ABC News, Senin (2/6/2025). Erin Patterson, 50, dituduh membunuh tiga mantan mertuanya dengan makanan rumahan yang dicampur jamur beracun 

Erin mengaku mengalami penurunan harga diri dan sempat mempertimbangkan operasi bypass lambung.

“Aku bertarung melawan harga diri rendah hampir sepanjang hidup dewasa,” kata Erin di pengadilan.

“Semakin tua aku, semakin buruk perasaanku terhadap diri sendiri,” lanjutnya.

Patterson juga menceritakan awal hubungannya dengan Simon.

Mereka bertemu pada tahun 2004 saat bekerja di Dewan Kota Monash, negara bagian Victoria.

Setelah beberapa bulan berteman, hubungan mereka berkembang menjadi asmara.

Pasangan tersebut menikah pada tahun 2007.

Karena orang tua Erin sedang berlibur saat itu, David, putra Ian Wilkinson, yang mendampinginya ke altar.

Saat bertemu Simon, Erin mengaku sebagai ateis garis keras.

Ia bahkan sempat mencoba mengajak Simon menjadi ateis juga.

Baca juga: Profil Taleb Abdulmohsen, Dokter Ateis yang Menabrak Kerumunan di Pasar Natal Magdeburg

Erin sendiri justru mengalami pengalaman spiritual dalam kebaktian pertamanya di Gereja Baptis Korumburra pada tahun 2005.

Saat itu, khotbah disampaikan oleh Ian Wilkinson.

“Saya mengalami apa yang saya sebut pengalaman religius yang sangat kuat,” ujar Erin.

Dalam kesaksian emosional lainnya, Erin mengenang proses kelahiran anak pertamanya.

Anaknya lahir melalui operasi caesar darurat setelah upaya menggunakan forceps gagal.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan