Jumat, 24 April 2026

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Trump Peringatkan Elon Musk: Dukung Demokrat, Siap-Siap Terima Konsekuensi Serius

Perseteruan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan CEO Tesla serta SpaceX, Elon Musk, semakin memanas. 

Facebook The White House
DONALD TRUMP - Foto ini diambil pada Selasa (15/4/2025) dari Facebook The White House memperlihatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, duduk ketika menyambut kunjungan Presiden El Salvador Nayib Bukele (tidak terlihat di foto) di Ruang Oval pada hari Senin (14/4/2025). Perseteruan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan CEO Tesla serta SpaceX, Elon Musk, semakin memanas.  

TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan CEO Tesla serta SpaceX, Elon Musk, semakin memanas. 

Dalam sebuah wawancara dengan NBC News pada hari Sabtu (7/6/2025), Trump memberi peringatan tegas kepada Musk terkait potensi dukungannya terhadap kandidat Demokrat pada Pemilu Sela 2026. 

Trump memperingatkan bahwa jika Musk melanjutkan rencananya untuk mendanai calon dari Partai Demokrat, ia akan menghadapi "konsekuensi yang sangat serius."

"Dia harus membayar konsekuensi yang sangat serius jika dia melakukan itu," kata Trump dalam wawancara yang dipublikasikan Sabtu lalu, meskipun ia tidak merinci bentuk konsekuensi yang dimaksud, dikutip dari Al Jazeera.

Namun, ketika ditanya apakah menurutnya hubungannya dengan CEO Tesla dan SpaceX itu sudah berakhir, Trump berkata, "Saya kira begitu, ya".

Keretakan hubungan antara Trump dan Musk memang sudah berlangsung cukup lama.

Kedua tokoh ini sempat bersekutu dalam berbagai hal, dengan Musk menyumbang sejumlah dana kampanye besar bagi Trump dan bahkan mendapat penunjukan untuk memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah di awal masa jabatan Trump.

Namun, hubungan mereka memanas setelah Musk mengkritik kebijakan pajak yang digagas Trump dan hubungan kontroversialnya dengan Jeffrey Epstein.

Pada hari Kamis, Musk sempat meluncurkan sejumlah postingan di platform media sosial X (dulu Twitter), di mana ia mengecam Trump terkait kebijakan fiskal dan pajak, termasuk menuduh Trump terkait hubungan dengan Epstein. 

Meskipun Musk kemudian menghapus beberapa postingan tersebut, Trump membalas dengan mengecam Musk yang dinilainya tidak menghormati jabatan Presiden.

"Saya pikir itu hal yang sangat buruk, karena dia sangat tidak sopan. Anda tidak bisa tidak menghormati jabatan Presiden," imbuh Trump dikutip dari NBC News.

Baca juga: Perang Dingin Elon Musk Vs Trump: 5 Dampak Mengerikan bagi Negeri Paman Sam

Trump kemudian membantah bahwa ia terlibat dalam kejahatan yang dilakukan oleh Epstein. 

Ia menegaskan bahwa sudah banyak yang membicarakan “berita lama” tersebut, dan bahkan pengacara Epstein mengungkapkan bahwa Trump tidak terlibat dalam kejahatan tersebut.

Nasib Bisnis Musk 

Selain perbedaan pandangan politik, hubungan profesional antara Trump dan Musk pun mulai tergerus. 

Musk, yang telah mendapatkan berbagai keuntungan dari kontrak-kontrak besar dengan pemerintah AS melalui SpaceX dan Tesla, disarankan oleh beberapa tokoh Republik untuk lebih hati-hati dalam langkah politiknya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved