Senin, 11 Mei 2026

Konflik Iran Vs Israel

Ali Khamenei Pastikan Israel Akan Menerima Hukuman Berat

Ali Khamenei mengakui serangan Israel menewaskan beberapa komandan militer dan ilmuwan Iran.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Kantor berita resmi negara Iran, IRNA
HUKUMAN BERAT - Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, mengatakan Israel akan menerima hukuman berat atas tindakannya menyerang Iran./Foto.dok 

Puluhan pesawat Israel dikerahkan untuk menyerang Teheran, Ibu Kota Iran, pada Jumat (13/6/2025) dini hari atau pagi waktu Indonesia barat.

Media Israel The Jerussalem Post mengatakan ini adalah gelombang serangan awal yang menargetkan puluhan target militer dan situs nuklir Iran.

Seorang pejabat militer Israel mengatakan Israel menyerang "puluhan" target nuklir dan militer termasuk fasilitas di Natanz di Iran bagian tengah.

 

Pejabat itu mengatakan Iran memiliki cukup bahan untuk membuat 15 bom nuklir dalam beberapa hari.

Di samping serangan udara besar-besaran, badan mata-mata Israel Mossad memimpin serangkaian operasi sabotase rahasia di dalam wilayah Iran, Axios melaporkan, mengutip seorang pejabat senior Israel.

Operasi-operasi ini ditujukan untuk merusak situs-situs rudal strategis Iran dan kemampuan pertahanan udaranya.

Bandara Ben Gurion di Tel Aviv ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Unit pertahanan udara Israel bersiaga tinggi terhadap kemungkinan serangan balasan dari Iran.

"Setelah serangan pendahuluan oleh Negara Israel terhadap Iran, serangan rudal dan UAV (pesawat tanpa awak) terhadap Negara Israel dan penduduk sipilnya diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat," kata Menteri Pertahanan Israel Katz dalam sebuah pernyataan.

AS Ngaku Tidak Terlibat

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Israel bertindak secara sepihak karena yakin operasi itu diperlukan untuk membela diri.

"Malam ini, Israel mengambil tindakan sepihak terhadap Iran. Kami tidak terlibat dalam serangan terhadap Iran dan prioritas utama kami adalah melindungi pasukan Amerika di kawasan tersebut," kata Rubio dalam sebuah pernyataan.

“Saya tegaskan: Iran tidak seharusnya menargetkan kepentingan atau personel AS,” imbuhnya.

Presiden AS Donald Trump akan mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Nasional pada Jumat pagi, kata Gedung Putih.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved