Top Rank
6 Bahasa Tersulit di Dunia: dari Aksara Rumit hingga Tata Bahasa Super Kompleks
Beberapa bahasa dunia dikenal sangat kompleks, baik dari segi tata bahasa, sistem penulisan, hingga cara pengucapannya.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Nuryanti
TRIBUNNEWS.COM - Belajar bahasa asing memang membuka wawasan dan peluang baru, tapi tidak semua bahasa memiliki tingkat kesulitan yang sama.
Beberapa bahasa dunia dikenal sangat kompleks, baik dari segi tata bahasa, sistem penulisan, hingga cara pengucapannya.
Menurut Foreign Service Institute (FSI) dan Yayasan LIA, ada enam bahasa yang dianggap paling sulit dipelajari oleh penutur bahasa Inggris maupun non-penutur asli lainnya. Berikut daftarnya:
1. Bahasa Jepang
Di urutan pertama, bahasa Jepang disebut sebagai bahasa paling sulit untuk dipelajari.
Kesulitannya terletak pada sistem penulisannya yang kompleks.
Bahasa Jepang memiliki tiga sistem penulisan: hiragana, katakana, dan kanji.
Jika hiragana dan katakana relatif mudah karena jumlah karakternya terbatas, kanji menjadi tantangan utama karena terdiri dari ribuan karakter yang diadaptasi dari aksara Tionghoa.
Tak hanya itu, berbicara dalam bahasa Jepang juga sulit karena kecepatan berbicara penutur asli yang sangat tinggi, serta ragam bentuk kesopanan yang kompleks.
2. Bahasa Mandarin
Sebagai bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia, Mandarin dikenal memiliki sistem nada yang membuatnya sulit dipelajari.
Baca juga: 10 Universitas Terbaik di Asia untuk Jurusan Teknik, Pilihan Populer Mahasiswa Internasional
Setiap kata bisa memiliki arti berbeda tergantung dari nada pengucapannya.
Misalnya, kata "ma" bisa berarti ibu, kuda, atau bahkan memarahi, tergantung pada nadanya.
Tantangan lainnya adalah karakter Mandarin yang sangat banyak dan tidak berbasis alfabet.
Bahkan bagi masyarakat Tiongkok sendiri, belajar membaca dan menulis karakter Mandarin membutuhkan waktu bertahun-tahun.
3. Bahasa Hongaria
Bahasa Hongaria menantang karena struktur katanya yang unik.
Kata-kata sering digabungkan dan bisa menjadi sangat panjang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.