Minggu, 31 Agustus 2025

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Maduro Marah, AS Kerahkan Kapal Perang & Ribuan Marinir Hadapi Kartel Narkoba ke Perairan Venezuela

Venezuela kerahkan 15.000 tentara di perbatasan Kolombia, sementara AS mengirim kapal perang ke Karibia selatan untuk buru kartel.

Kolase X/@realDonaldTrump dan Instagram @nicolasmaduro
PERANG KARTEL NARKOBA. Kolase foto dari X/@realDonaldTrump dan Instagram Presiden Venezuela, Nicolas Maduro @nicolasmaduro, Selasa (26/8/2025). Pemerintahan Trump Amerika Serikat meningkatkan tekanan terhadap Maduro dengan mengerahkan kapal perang, ribuan marinir, dan aset militer ke kawasan Karibia serta Amerika Latin, Senin (25/8/2025). 

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello mengatakan pasukan dilengkapi drone, pesawat, dan patroli sungai, serta telah menyita 53 ton narkoba sepanjang tahun ini.

Al Jazeera melaporkan, Venezuela menuduh AS menggunakan isu narkoba sebagai dalih untuk melemahkan pemerintahannya.

Sebelumnya, pada 2020 lalu, Maduro dan pejabat tinggi Venezuela sempat didakwa di pengadilan federal AS atas konspirasi “narko-terorisme.” 

Kemudian, dilansir AFP, Sabtu (23/8/2025), Trump menggandakan hadiah uang menjadi 50 juta dolar AS, sekitar Rp814 miliar untuk penangkapan Maduro atas tuduhan narkoba.

Jaksa Agung AS, Pam Bondi menyebut Maduro sebagai “salah satu gembong narkoba terbesar di dunia” dan ancaman bagi keamanan nasional AS.

Hadiah ini merupakan bagian dari kampanye besar AS untuk memberantas perdagangan narkoba di kawasan Amerika Latin dan Karibia.

China Cawe-cawe

Di sisi lain, China menyerukan agar pemberantasan narkoba dilakukan secara bertanggung jawab tanpa mengganggu stabilitas regional.

“Kami berharap negara-negara besar menjaga perdamaian dan menangani masalah ini bersama negara terkait,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning, dikutip dalam konferensi pers di Beijing.

Baca juga: Profil Nicolas Maduro, Presiden Venezuela Buronan AS, Hadiah Dilipat Gandakan Rp800 Miliar

Le Monde mencatat, peningkatan tekanan AS terhadap Caracas juga terjadi di tengah tuduhan bahwa Maduro dan pejabat seniornya bekerja sama dengan organisasi kriminal Cartel de los Soles.

Washington bahkan telah menggandakan hadiah atas penangkapan pejabat Venezuela lain, Diosdado Cabello, dari 10 juta dolar AS menjadi 25 juta dolar AS.

Dengan eskalasi terbaru ini, ketegangan antara Caracas dan Washington semakin tajam. Hal ini membuka risiko konfrontasi langsung di Karibia.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan