Polio Belum Terkendali, Kasus Baru di Pakistan Jadi Alarm Global
Pakistan masih berjuang melawan polio, meski sebagian besar dunia telah berhasil memberantas virus tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakistan masih berjuang melawan polio, meski sebagian besar dunia telah berhasil memberantas virus tersebut.
Dua kasus baru yang terkonfirmasi di wilayah selatan Khyber Pakhtunkhwa menambah jumlah total kasus polio di Pakistan tahun ini menjadi 23.
Hal tersebut dikonfirmasi Institut Kesehatan Nasional (NIH), seperti dilaporkan Dawn dan dikutip The Tribune, Kamis (28/8/2025).
Bersama Afghanistan, Pakistan menjadi salah satu dari dua negara di dunia yang masih endemik polio.
Upaya pemberantasan kerap terhambat tantangan keamanan, keraguan terhadap vaksin, hingga penyebaran misinformasi.
Menurut Laboratorium Referensi Regional untuk Pemberantasan Polio di NIH Islamabad, dua kasus terbaru mencakup seorang bayi perempuan berusia 16 bulan dari distrik Tank dan seorang balita perempuan berusia 24 bulan dari distrik Waziristan Utara.
Sebelumnya pada pekan lalu, ditemukan kasus pada seorang anak perempuan enam tahun di distrik Kohistan, Khyber Pakhtunkhwa, serta seorang balita 21 bulan di distrik Badin, Sindh.
Polio adalah penyakit sangat menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen seumur hidup.
Hingga kini, vaksin polio oral (OPV) dengan pemberian berulang pada setiap anak balita menjadi satu-satunya perlindungan efektif, disertai kelengkapan imunisasi rutin.
Data terbaru juga menunjukkan virus polio masih terdeteksi luas. Pada Juli, Dawn melaporkan polio ditemukan pada 36 persen sampel limbah dari 87 distrik.
Pada 2024, Pakistan mencatat sedikitnya 71 kasus, dengan sebaran hampir 90 distrik, termasuk Punjab dan Gilgit-Baltistan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pin-polio-dosis-2-di-palembang_20240812_160914.jpg)