UFO Kerap Dilaporkan Mereka yang Keluar untuk Merokok di Malam Hari
Hansjürgen Köhler telah menjadi ‘pemburu UFO’ secara sukarela selama lebih dari setengah abad. Ia memandang pekerjaannya sebagai penyelidikan…
Köhler menggunakan perangkat lunak astronomi, informasi dari badan antariksa, dan data penerbangan untuk mengungkap kebenaran di balik sebagian besar penampakan UFO, terkadang bahkan menghubungi militer Jerman dalam kasus-kasus khusus. Di lain waktu, ia bertindak layaknya seorang detektif.
Ada satu kasus yang terus mengganggu pikiran Köhler sejak tahun 1990-an. Kasus tersebut melibatkan seorang perempuan muda yang menghabiskan beberapa bulan mengejar UFO di sekitar Jerman Barat dan bahkan hingga ke Belgia menggunakan mobilnya. Suatu malam, perempuan tersebut mengatakan seorang sopir truk di Belgia membunyikan klaksonnya saat ia melintas di jalan tol. Bagi perempuan tersebut klakson adalah pertanda sopir truk juga melihat UFO.
Hal aneh tentang laporan perempuan tersebut, kata Köhler, adalah bentuknya yang terus berubah, kadang tampak lebih besar, kadang lebih kecil. Köhler akhirnya menemukan bahwa perempuan tersebut setengah buta, kehilangan lensa kontaknya, dan memakai kacamata yang rusak. Apa yang ia lihat bukanlah UFO, melainkan fase bulan yang naik dan turun. Köhler menggambarkan kasus tersebut aneh dan dramatis. Pada akhirnya, ia percaya, perempuan itu hanya merasa kesepian.
Ia mengatakan bahwa ketika orang menelepon, seringkali ia menganggap mereka seperti adalah teman lama tanpa memperdulikan usia atau jenis kelamin atau suasana hati mereka. Köhler mengingat seorang perempuan yang menelepon dari dalam apartemennya yang terkunci rapat, yakin bahwa perang telah meletus padahal sebenarnya dia melihat meteor.
"Menelepon itu membantu” kata Köhler.
Ketika ia bisa menjelaskan apa yang sedang terjadi, orang-orang mengucapkan terima kasih kepadanya dan merasa lega karena akhirnya mereka pun bisa tidur.
Jadi rujukan Badan Antariksa Eropa (ESA)
Belakangan, Badan Antariksa Eropa (ESA) mulai merujuk beberapa kasus kepada Köhler dan CENAP. Salah satu kasus tersebut terjadi tiga tahun lalu ketika sebuah tim peneliti yang sedang mengamati aurora borealis di Norwegia melihat sesuatu yang tidak biasa. Köhler berhasil menentukan bahwa fenomena tersebut disebabkan oleh peluncuran roket dengan bahan bakar yang mengkristal dalam cuaca yang sangat dingin. Hal ini pun menciptakan pemandangan "spektakuler di langit.”
Dalam kasus lain sekitar enam bulan lalu, ia menerima panggilan mengenai alien yang mendarat di pantai di Portugal. Ia mengatakan seorang perempuan yang mendokumentasikan situasi tersebut dengan gambar yang sangat detail mengklaim bahwa ia melihat alien muncul dan menghilang saat ia duduk di dekat api unggun di malam hari. Setelah menyelidiki kasus tersebut, Köhler segera mengetahui bahwa lokasi tersebut juga merupakan tempat sekolah menyelam. Meskipun penggemar UFO kemungkinan akan mengklasifikasikan pertemuan tersebut sebagai "penampakan alien,” Köhler menyebutnya sebagai "omong kosong” dan mencatatnya sebagai "penyelaman malam hari.”
Lalu, apakah Köhler yakin bahwa suatu hari nanti UFO alien akan mendarat di Bumi?
"Mereka belum pernah datang ke sini,” katanya.
Di sisi lain, ia yakin bahwa kita bukanlah makhluk hidup satu-satunya di galaksi yang luas ini.
"Saya tidak bisa memastikan mereka tidak akan datang,” katanya, namun jika suatu saat mereka benar-benar mendarat di bumi dan melihat apa yang sedang terjadi, Köhler yakin mereka akan segera pergi dari sini.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman
Diadaptasi oleh Sorta Caroline
Editor: Yuniman Farid
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle76271754_403.jpg.jpg)