Minggu, 17 Mei 2026

Mengapa rakyat India diminta tidak membeli emas selama setahun?

Rakyat India didesak menghentikan pembelian emas selama setahun, seiring dampak ekonomi yang makin meluas akibat perang AS-Israel…

Tayang:
BBC Indonesia
Mengapa rakyat India diminta tidak membeli emas selama setahun? 

Rakyat India didesak menghentikan pembelian emas selama setahun, seiring dampak ekonomi yang makin meluas akibat perang AS-Israel dengan Iran.

"Demi kepentingan negara, kita harus memutuskan bahwa selama setahun, meskipun ada acara di rumah, kita tidak akan membeli perhiasan emas," kata Perdana Menteri (PM) Narendra Modi pada 10 Mei lalu.

"Patriotisme tidak hanya tentang kesiapan mengorbankan nyawa di perbatasan. Dalam situasi seperti ini, hal itu berarti hidup secara bertanggung jawab dan menjalankan kewajiban kita kepada negara dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Tiga hari kemudian, India juga menaikkan bea impor emas menjadi 15?ri sebelumnya 6%.

Kebijakan ini menjadi pil pahit bagi pasar emas terbesar kedua di dunia dalam hal perhiasan dan investasi.

Pada tahun fiskal terakhir yang berakhir 31 Maret, negara itu mengimpor logam mulia senilai US$72 miliar (sekitar Rp1.267 triliun).

Di India, emas juga memiliki peran budaya yang penting, karena kerap diberikan sebagai hadiah dalam pernikahan dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Modi mengatakan bahwa pembelian emas menghabiskan cadangan devisa dalam jumlah besar, pada saat India sudah menghadapi kenaikan biaya impor minyak.

Negara di Asia Selatan itu mengimpor lebih dari 85% kebutuhan minyaknya.

Harga minyak melonjak hingga 70% pada puncaknya setelah dimulainya perang AS-Israel dengan Iran serta penutupan efektif Selat Hormuz, jalur perdagangan penting yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

Lonjakan harga energi memberi tekanan pada pemerintah di seluruh dunia agar menerapkan langkah-langkah penghematan biaya.

Sementara banyak negara lebih berfokus pada penghematan energi, India tampak menjadi satu-satunya negara yang meminta warganya mengurangi pengeluaran untuk logam mulia.

Emas menjadi bagian dari kekhawatiran ekonomi yang lebih luas di India karena impor emas dan minyak sebagian besar dibayar dalam dolar AS.

Peningkatan permintaan terhadap dolar dapat melemahkan nilai rupee India, yang tahun ini telah terdepresiasi sekitar 5% terhadap dolar. Pelemahan ini berpotensi memicu tekanan inflasi.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved