Minggu, 17 Mei 2026

Mengapa rakyat India diminta tidak membeli emas selama setahun?

Rakyat India didesak menghentikan pembelian emas selama setahun, seiring dampak ekonomi yang makin meluas akibat perang AS-Israel…

Tayang:
BBC Indonesia
Mengapa rakyat India diminta tidak membeli emas selama setahun? 

"Namun dalam kasus India, hal ini dapat dijelaskan oleh fakta bahwa negara tersebut mengimpor emas dalam jumlah besar dan komoditas itu menyumbang porsi besar dalam tagihan impor mereka. Jadi, dalam beberapa hal, kebijakan ini masuk akal," ujarnya.

Setahun penuh

Para ekonom terbelah perihal apakah penurunan permintaan dari India ke depan akan berdampak besar terhadap harga emas global.

Sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia dan konsumen emas yang besar, penurunan permintaan akan "menekan harga emas global… dengan menggeser keseimbangan menuju kelebihan pasokan", kata Hussain.

Namun, Sebastien Tillett dari firma penasihat Oxford Economics menilai dampaknya akan "terbatas" karena harga saat ini lebih dipengaruhi oleh permintaan investor dan ketidakpastian geopolitik.

Dia juga meragukan bahwa imbauan Modi kepada masyarakat India akan memberikan dampak besar terhadap belanja emas di negara tersebut.

"Seruan kepada publik barangkali memiliki dampak, tetapi lebih mungkin hanya menunda atau mengalihkan pembelian, bukan menghapusnya sama sekali," jelasnya, seraya menambahkan bahwa emas tetap "sangat melekat dalam budaya India dan tabungan rumah tangga".

"Dampak dalam jangka pendek juga bisa terbatas karena faktor musiman: permintaan emas biasanya lebih rendah di luar periode utama pembelian untuk pernikahan dan festival, sehingga sebagian perlambatan kemungkinan tetap akan terjadi," tambahnya.

Kenaikan bea impor emas pada 2013 sebelumnya dikaitkan dengan meningkatnya praktik penyelundupan dan perdagangan tidak resmi, menurut pejabat pemerintah dan pelaku industri saat itu.

Sejumlah analis menyebut imbauan Modi sebagai langkah "paling drastis" yang diumumkan sejauh ini sebagai respons terhadap lonjakan harga energi, sementara pemimpin oposisi Rahul Gandhi mengatakan pemerintah sedang mengalihkan "tanggung jawab kepada rakyat".

Sebagian pelaku industri perhiasan di India menyerukan pertemuan langsung dengan pemerintah untuk mencari solusi.

"Kalau hanya dua bulan, mungkin kami bisa bertahan, tetapi satu tahun penuh terlalu berat," kata perajin perhiasan lain, Shweta Gupta.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved