Kamis, 30 April 2026

Diplomat RI Ditembak di Peru

Diplomat Zetro Leonardo Purba Ditelepon Sosok Misteris Sebelum Penembakan

Zetro melakukan komunikasi dengan nomor tak dikenal  pada hari yang sama dengan pembunuhan tersebut.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hasanudin Aco
Facebook/Zetro Leonardo Purba via elcomercio
PENEMBAKAN - Diplomat RI Zetro Leonardo Purba tiba di Peru beberapa bulan lalu. Pekan lalu Zetro tewas ditembak di Peru. 

 

TRIBUNNEWS.COM, PERU -  Zetro Leonardo Purba tewas ditembak oleh pria yang menunggunya di depan pintu apartemennya wilayah Lince, Lima, Peru pada Senin (1/9/2025) malam lalu.

Zetro baru saja tiba di apartemennya dengan sepedanya seperti biasa, ketika ia ditembak di depan istrinya.

Hingga kini polisi Peru belum menangkap pelakunya.

Meski dugaan kuat pelaku adalah pembunuh bayaran di Peru.

Sejumlah media di Peru mensinyalir pelaku adalah pembunuh profesional.

Dilihat dari ketepatan serangan dan dengan cepat pelaku menghilang melarikan diri dengan sepeda motor.

HP Kunci Tuntaskan Kasus Ini

"Ponsel Zetro akan berbicara," kata seorang agen polisi yang menyelidiki pembunuhan diplomat tersebut sebagaimana dikutip dari La Republica, Senin (8/9/2025).

Pemeriksaan awal polisi menunjukkan telepon selulernya melakukan komunikasi dengan nomor tak dikenal  pada hari yang sama dengan pembunuhan tersebut.

Ini merupakan bukti penting, bersama dengan kesaksian keluarga dan teman-teman yang mengetahui detail pergerakan Zetro Leonardo Purba, yang dibunuh Senin malam di Lince.

Kepolisian Nasional Peru (PNP)  yakin kunci pengungkapan kasus pembunuhan pejabat Indonesia Zetro Leonardo Purba terletak pada ponselnya.

"Ponsel menjadi  barang bukti krusial  bersama dengan kesaksian anggota keluarga, teman, dan rekan yang mengetahui secara detail pergerakan korban," jelas seorang sumber di kepolisian yang terlibat dalam kasus tersebut.

Berdasarkan kamera keamanan dan penjelasan saksi, dimungkinkan untuk mengetahui rute yang diambil Zetro  dari berangkat kerja menuju ke kediamannya.

"Kami tidak ragu bahwa ini adalah pembunuhan berencana," kata seorang agen Dirincri. 

Beberapa hipotesis sedang dijalin untuk menentukan motif kejahatan ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved