Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.293, Zelensky: Putin Ingin Duduki Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.293, Presiden Ukraina Zelensky mengatakan tujuan Presiden Rusia Putin adalah menduduki semua wilayah Ukraina.
“(Putin) mengatakan dia akan bertemu jika Anda datang ke Moskow,” kata Martha Raddatz.
Zelensky mencemooh pernyataan Putin dengan mengatakan, “Dia bisa datang ke Kyiv,” seraya menambahkan, “Saya tidak bisa pergi ke Moskow ketika negara saya berada di bawah rudal, di bawah serangan setiap hari … dia memahaminya.”
Zelensky mengatakan sikap Putin hanya upaya untuk menunda pertemuan kedua pemimpin tersebut.
"Sikap Putin adalah taktik untuk menunda pertemuan mereka," kata Zelensky.
“Saya siap untuk segala jenis pertemuan – tetapi tidak di Rusia – segala jenis pertemuan, bilateral (hanya dengan Putin), trilateral (menambahkan Trump),” tambahnya.
Ukraina Mengandalkan Respon AS terhadap Rusia
Secara terpisah, Presiden Ukraina mengatakan ia mengandalkan respons AS yang kuat terhadap serangan terbesar Rusia terhadap Ukraina.
Seorang ibu dan bayinya termasuk di antara korban tewas , dan untuk pertama kalinya sebuah gedung pemerintahan penting di Kyiv terkena serangan.
"Penting adanya respons yang luas dari mitra-mitra terhadap serangan ini hari ini," kata Zelenskyy pada hari Minggu.
"Kami mengandalkan respons yang kuat dari Amerika. Itulah yang dibutuhkan," lanjutnya.
Utusan perang Trump untuk Ukraina, Keith Kellogg, mengatakan pada hari Minggu, "Serangan Rusia bukanlah sinyal bahwa Rusia ingin mengakhiri perang ini secara diplomatis."
Serangan Rusia pada hari Minggu melukai seorang gadis remaja ketika mortir Rusia menghantam rumah-rumah di Kupyansk, wilayah Kharkiv.
Selain itu, seorang wanita terluka dalam serangan pesawat tak berawak di kota Sumy, lapor The Guardian.
Ukraina Serang Fasilitas Minyak Rusia di Bryansk
Militer Ukraina menyatakan telah menyerang pipa minyak Druzhba di wilayah Bryansk, Rusia, yang mengakibatkan kerusakan kebakaran yang komprehensif dalam serangan yang berlangsung pada Minggu malam.
Serangan ini merupakan bagian dari strategi untuk menargetkan industri energi Rusia, yang merupakan tulang punggung perekonomiannya dan membantu mendanai perang.
Penerima minyak dari pipa tersebut antara lain Hongaria dan Slovakia, yang perdana menterinya bersahabat dengan Vladimir Putin.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PRESlDEN-UKRAlNA-ZEL3NSKY-44.jpg)