Nepal Makin Kacau, Istana dan Gedung Pemerintahan Terbakar, Perdana Menteri Mundur
Istana Singha Durbar di pusat kota Kathmandu yang menjadi sentral Pemerintah Nepal menjalankan roda pemerintahan terbakar hebat Selasa malam.
"Saya bergabung untuk protes damai, tetapi pemerintah merespons dengan kekerasan," kantor berita AFP mengutip seorang pemuda berusia 20 tahun.
Baca juga: PM Nepal Sharma Oli Mundur Buntut Demo Berdarah di Ibu Kota Kathmandu, 19 Orang Tewas
Kerusuhan minggu ini adalah yang terburuk dalam beberapa dekade di negara Himalaya tersebut, yang secara berkala menghadapi ketidakstabilan politik dan masalah ekonomi sejak monarki Hindu dihapuskan pada tahun 2008.
Kedutaan Besar Rusia di Kathmandu telah meminta wisatawan untuk mencari narahubung di hotel-hotel besar agar dapat mengambil salah satu dari tiga rute keluar negeri, meskipun ibu kota masih memberlakukan jam malam.
Badan pariwisata dan kepolisian Nepal telah meluncurkan tiga layanan antar-jemput bagi warga negara asing dengan bus yang beroperasi ke bandara. Penerbangan dari tujuan internasional terlihat ramai di atas Kathmandu sejak bandara ditutup pada hari Selasa.
"Kami terus memantau perkembangan di Nepal sejak kemarin dan sangat berduka atas hilangnya banyak nyawa anak muda," kata Kementerian Luar Negeri India dalam sebuah pernyataan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Istana-Nepal-terbakar-OK.jpg)