Konflik Rusia Vs Ukraina
Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia, Moskow Balas Uji Rudal Hipersonik & Serangan Darat Besar-Besaran
Pertempuran udara dan serangan darat besar-besaran terjadi di Ukraina-Rusia; kilang minyak Rusia jadi target utama, Moskow balas hipersonik.
TRIBUNNEWS.COM - Rusia dan Ukraina terlibat pertempuran udara besar-besaran, menargetkan infrastruktur energi dan transportasi.
Sementara itu Moskow melancarkan serangan darat di wilayah timur Ukraina dan menguji rudal hipersonik, pada tahun keempat perang.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan pertahanan udaranya menembak jatuh 361 pesawat tak berawak, empat bom berpemandu, dan roket dari sistem HIMARS buatan AS dalam semalam.
HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) adalah peluncur roket bermobilitas tinggi buatan Amerika Serikat.
Sistem ini dirancang untuk serangan presisi jarak jauh dengan kecepatan dan fleksibilitas tinggi di medan perang.
HIMARS digunakan luas oleh militer AS dan sekutu NATO, termasuk Ukraina, Polandia, dan Rumania.
Dalam perang Rusia–Ukraina, HIMARS menjadi senjata penting yang menghancurkan posisi artileri dan logistik Rusia dari jarak jauh.
Sementara Staf Umum Ukraina menyatakan berhasil menjatuhkan rudal balistik dan 164 drone musuh.
Target utama serangan udara Ukraina adalah kilang minyak Kirishi di Leningrad, barat laut Rusia.
Kilang minyak Kirishi merupakan salah satu kilang terbesar di negara pengekspor minyak kedua terbesar dunia.
Baca juga: Unggul Senjata dan Personel, Rusia Rebut Lagi Wilayah Ukraina di Dnipropetrovsk
Kilang Minyak Kirishi, atau KINEF (Kirishinefteorgsintez) ini berada di Distrik Kirishi, Oblast Leningrad, sekitar 100 kilometer tenggara St Petersburg dan menjadi bagian penting industri energi Rusia.
Setiap tahun, KINEF mengolah sekitar 17,7 juta ton minyak mentah, setara 355.000 barel per hari atau 6,4 persen dari produksi nasional.
Kilang ini memproduksi beragam bahan bakar, termasuk 2,3 juta ton bensin (5,3 persen dari total Rusia), 7,6 persen diesel, 16,3 persen fuel oil, dan 3,4 persen avtur.
Ukraina menyebut serangan itu berhasil, meski kerusakan belum diverifikasi independen.
Gubernur Leningrad Alexander Drozdenko mengatakan tiga drone hancur, api telah dipadamkan, dan tidak ada korban jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kilang-minyak-diserang-perang-rusia-ukraina.jpg)