Konflik Palestina Vs Israel
Hamas Bantah Berita Hoaks soal Pelucutan Senjata dan Evakuasi Jasad Sandera
Hamas membantah berita yang menyebutkan Hamas setuju untuk pelucutan senjata dan sedang mengevakuasi jasad sandera, sebut itu berita hoax.
Serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 94 warga Palestina di Gaza selama dua hari terakhir meskipun Trump meminta Israel untuk menghentikan kampanye pengebomannya.
Israel terus melancarkan serangan di Jalur Gaza sejak Oktober 2023, yang telah menewaskan lebih dari 67.074 warga Palestina dan melukai sekitar 169.430 orang, menurut laporan Kementerian Kesehatan Gaza, Minggu.
Bencana kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk hingga mengakibatkan tewasnya 459 orang, termasuk 147 anak-anak, karena kelaparan seperti dilaporkan Xinhua.
Sejak 27 Mei 2025, serangan pasukan Israel terhadap warga Palestina yang sedang menunggu bantuan kemanusiaan telah menyebabkan 2.603 orang tewas dan lebih dari 19.000 lainnya terluka.
Israel menuding Gerakan Hamas sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kehancuran di Gaza, setelah kelompok tersebut meluncurkan Operasi Banjir Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan ratusan warga Israel dan menahan sekitar 250 orang.
Hingga 3 September 2025, diperkirakan masih terdapat 48 sandera, termasuk warga Israel dan warga asing, yang masih ditahan di Gaza.
Beberapa di antaranya telah dipastikan tewas, namun jasadnya belum dikembalikan, menurut kantor kemanusiaan PBB (OCHA).
Pada akhir September lalu, Presiden AS Donald Trump mengajukan inisiatif baru untuk mencapai kesepakatan antara Israel dan Hamas.
Usulan ini muncul setelah KTT PBB yang membahas solusi dua negara yang dipromosikan oleh Arab Saudi dan Prancis pada akhir September.
Sebagai mediator, Mesir akan menjamu Qatar serta delegasi Hamas, Israel dan AS untuk membicarakan proposal yang diajukan oleh Trump yang akan dimulai pada Senin hari ini.
Sementara itu, Israel masih menahan ratusan aktivis yang bergabung dalam misi pelayaran kapal Global Sumud Flotilla (GSF) untuk membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Ketika hampir mencapai Gaza, Israel menangkap lebih dari 450 aktivis dan 42 kapal GSF.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 170 aktivis telah dideportasi ke negaranya, lapor The Times of Israel.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ANGGOTA-BRIGADE-AL-QUDS-ANGGOTA-HAMAS-BRIGADE-AL-QASSAM-3R2.jpg)