Selasa, 2 Juni 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.326, Putin Puji Trump meski Gagal Raih Nobel Perdamaian

Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.326, Putin sebut Presiden AS Trump seharusnya layak dapat Nobel Perdamaian karena berupaya akhiri perang Rusia-Ukraina.

Tayang:
Foto: Sergei Bobylev, RIA Novosti/Kremlin
PUTIN KE ALASKA - Foto diunduh dari website Kremlin, Sabtu (16/8/2025) memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) di Alaska pada Jumat, 15 Agustus 2025. Pada 10 Oktober 2025, Putin memuji peran Trump dalam upaya menengahi perundingan Rusia-Ukraina, meski ia gagal meraih hadiah Nobel Perdamaian. 

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan, Rusia sengaja menyerang infrastruktur sipil dan energi saat Ukraina bersiap menghadapi musim dingin.

12 Gedung di Zaporizhzhia Rusak Terkena Serangan Rusia

Serangan drone dan rudal Rusia menghantam kota Zaporizhzhia di Ukraina tenggara, merusak 12 gedung apartemen.

Menurut gubernur setempat, serangan itu menewaskan seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun dan melukai empat orang lainnya.

Di ibu kota Kyiv, Wali Kota Vitali Klitschko melaporkan 12 orang terluka akibat serangan terpisah, dan delapan di antaranya harus dirawat di rumah sakit, lapor The Guardian.

Putin Tarik Pernyataan soal 'Kehilangan Momentum' dengan AS

Presiden Rusia Vladimir Putin membantah pernyataan wakil menteri luar negerinya yang menyebut, “momentum” dari pembicaraan di Alaska telah hilang dan hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat “telah retak hingga ke fondasinya.”

Pernyataan wakil menteri, Rybakov, muncul sekitar seminggu setelah Donald Trump memperkeras sikapnya terhadap Rusia.

Putin menegaskan pada Jumat, isu tersebut masih kompleks dan memerlukan pembahasan lebih lanjut, namun Rusia tetap berkomitmen melanjutkan dialog yang dimulai di Anchorage.

Seorang ajudan Putin juga menyatakan bahwa komunikasi antara Moskow dan Washington masih terus berlangsung.

Putin Puji Upaya Trump, Sindir Komite Nobel Perdamaian

Presiden Rusia Vladimir Putin memuji upaya Presiden AS Donald Trump dalam menyelesaikan berbagai konflik internasional dan menyebutnya sebagai langkah nyata menuju perdamaian.

Menanggapi pertanyaan soal kelayakan Trump menerima Hadiah Nobel Perdamaian, Putin mengatakan Komite Nobel sering memberi penghargaan kepada pihak yang “tidak benar-benar berbuat untuk perdamaian.”

Ia menilai Trump telah berusaha sungguh-sungguh menengahi krisis dunia, termasuk di Timur Tengah dan Ukraina.

Putin juga menyebut pembicaraannya dengan Trump di Anchorage, Alaska, masih berpotensi menghasilkan kemajuan.

“Beberapa hal berhasil kami capai, sebagian lainnya belum. Namun, pembicaraan kami di Anchorage masih menyisakan potensi besar,” ujar Putin, merujuk pada pertemuan keduanya di Alaska pada pertengahan Agustus lalu.

Namun, ia menegaskan dirinya tidak berwenang menentukan penerima Nobel, sambil menyoroti bahwa beberapa keputusan Komite Nobel sebelumnya telah merusak kredibilitas penghargaan tersebut, lapor Russia Today.

Zelenskyy dan Bank Sentral Eropa Bahas Pemanfaatan Aset Rusia untuk Ukraina

Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, membahas kemungkinan penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk mendukung pertahanan dan pembangunan kembali Ukraina pada Jumat.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved