5 Populer Internasional: Profil Eric Trump - Alasan PM Malaysia Tidak Diundang KTT Perdamaian Gaza
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Eric Trump, putra Presiden AS Donald Trump diduga ingin ditemui oleh Presiden Prabowo.
Namun, ada kejadian mengejutkan saat Trump memberikan pidato di Knesset.
Trump meminta agar Netanyahu diberikan pengampunan atas dakwaan korupsi yang dihadapinya.
Seruan yang disisipkan di tengah pidato perayaan kesepakatan gencatan senjata Gaza itu segera memicu perdebatan di Israel.
Dikutip dari Axios, Trump memuji Netanyahu, yang ia sebut sebagai "salah satu pemimpin masa perang terhebat" Israel.
"Saya punya ide, Tuan Presiden," kata Trump, ditujukan kepada Presiden Israel Isaac Herzog, yang memiliki wewenang untuk memberikan pengampunan.
"Mengapa Anda tidak memberinya pengampunan?" lanjut Trump.
"Siapa yang peduli dengan cerutu dan sampanye?" ungkap Trump, merujuk pada salah satu kasus korupsi Netanyahu yang melibatkan penerimaan hadiah mewah.
Tuduhan itu menyebutkan bahwa Netanyahu dan istrinya menerima hadiah mewah senilai lebih dari $260.000, termasuk cerutu dan sampanye, dari miliarder sebagai imbalan atas bantuan politik.
Netanyahu sendiri saat ini menghadapi tiga kasus korupsi terpisah, tuduhan yang secara konsisten ia bantah dan sebut sebagai "perburuan penyihir" bermotif politik.
3. Sosok Politikus Israel Diseret ke Luar Ruangan Karena Teriaki Donald Trump Saat Berpidato
Seorang politikus sayap kiri Israel menginterupsi dengan keras Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat tengah berpidato di parlemen Israel, Senin (13/10/2025).
Dia tak sempat berbicara panjang.
Baca juga: Presiden Prabowo Tidak Pernah Berencana ke Israel, Menlu Sugiono: Buktinya Kita Pulang Hari Ini
Tak butuh waktu lama, beberapa petugas keamanan langsung menyeret anggota parlemen itu meninggalkan ruang sidang.
Ofer Cassif nama anggota parlemen itu.
Dia berasal dari Partai Hadash yang berhaluan kiri ekstrem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BERITA-POPULER-INTERNASIONAL-15okt25.jpg)