5 Populer Internasional: Profil Eric Trump - Alasan PM Malaysia Tidak Diundang KTT Perdamaian Gaza
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Eric Trump, putra Presiden AS Donald Trump diduga ingin ditemui oleh Presiden Prabowo.
Ofer Cassif mulai berteriak ketika Trump memuji utusan khususnya, Steve Witkoff, atas perannya dalam membawa “perdamaian di Timur Tengah.”
Tidak langsung jelas apa yang diteriakkan Cassif.
Karena dia tak sempat berbicara setelah digiring paksa keluar oleh petugas keamanan.
Dia disambut sorak sorai mayoritas anggota parlemen Israel yang sebelumnya memberikan tepuk tangan meriah kepada Trump.
Apa yang Ingin Disampaikan Cassif?
Cassif membagikan postingan panjang di X menjelang kedatangan Trump, yang mengecam kunjungan presiden AS tersebut ke Israel.
"Hari ini, Trump tiba di Knesset untuk menyampaikan pidato kemenangan, yang pastinya penuh dengan kemegahan diri dan kebohongan," tulisnya pada hari Senin.
“Dengan dukungan penuhnya terhadap pemerintahan yang kejam, ia tidak hanya memungkinkan berlanjutnya genosida tetapi juga penelantaran terus-menerus terhadap mereka yang diculik,” tulis Cassif.
4. Anwar Ibrahim Beberkan Alasan Tak Diundang Trump Hadiri KTT Perdamaian Gaza, Prabowo Diundang
Sama dengan Indonesia, Malaysia termasuk yang getol melawan genosida Israel di Gaza Palestina.
Namun Malaysia tidak diundang ke pertemuan puncak KTT Perdamaian Gaza di Mesir.
Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim membeberkan alasan mengapa dia tidak diundang ke KTT yang dihadiri 27 kepala negara dan kepala pemerintahan termasuk Indonesia.
Baca juga: Inggris Diam-diam Pertemukan Pejabat Timur Tengah dan Eropa di Rumah Terpencil, Bahas soal Gaza
Anwar Ibrahim mengatakan hanya negara-negara yang memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut yang menghadiri pertemuan puncak tersebut.
Sementara Malaysia, kata dia, masih memberikan dukungan bersyaratnya terhadap rencana perdamaian 20 poin yang ditawarkan Presiden AS Donald Trump.
“Malaysia tidak diikutsertakan karena kami menyatakan dukungan dengan beberapa keberatan,” ujar Anwar Ibrahim, Selasa (14/10/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BERITA-POPULER-INTERNASIONAL-15okt25.jpg)