Konflik Palestina Vs Israel
Panglima Militer Australia Ungkap Negaranya Sedang Susun Peran dalam Misi Perdamaian Gaza
Saat ini Australia sedang melihat apa yang bisa mereka kontribusikan terhadap upaya perdamaian tersebut.
Ringkasan Berita:
- Panglima Tentara Australia, Admiral David Johnston, menyatakan bahwa Australia ikut serta dalam tahap awal perancangan kontribusi untuk mendukung kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.
- Australia sedang mengevaluasi bentuk kontribusi yang dapat diberikan dalam proses perdamaian tersebut.
- David mengapresiasi sikap tegas Indonesia yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB di New York.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Chief of Defence Force (CDF) atau Panglima Tentara Australia, Admiral David Johnston menyatakan negaranya berpartisipasi dalam perancangan awal untuk berkontribusi pada upaya memuluskan kesepakatan damai di Timur Tengah antara Israel dan Palestina.
Saat ini Australia sedang melihat apa yang bisa mereka kontribusikan terhadap upaya perdamaian tersebut.
Hal ini disampaikan David dalam sesi doorstop yang dihelat oleh Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).
"Tapi Australia sedang berpartisipasi dalam perancangan awal untuk memahami pilihan apa yang akan dikembangkan dan memahami jenis kontribusi apa yang akan diberikan," kata David.
David sendiri memahami sikap Indonesia yang sudah secara tegas diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di Sidang Umum Majelis Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu.
Bahkan Presiden RI juga telah mengungkap langkah - langkah yang akan dilakukan Indonesia demi mendukung terwujudnya perdamaian bagi rakyat Palestina atas konflik tak berujung yang meletus sejak 2 tahun lalu.
Kesiapan itu disampaikan Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El Sheikh di Mesir, Selasa, 14 Oktober 2025 kemarin.
"Saya tahu bagi Indonesia, ini sangat penting dan Presiden Prabowo telah membuat pernyataan yang sangat signifikan tentang jenis dukungan Indonesia," katanya.
Berkenaan dengan partisipasi Australia dalam upaya ini, David menyatakan pemerintahannya akan lebih dulu berbicara dengan berbagai pihak, dan meminta masukan.
Hasil dari konsultasi tersebut bersifat rekomendasi dan akan disampaikan kepada pemimpin pemerintahan Australia sebagai opsi kebijakan luar negeri.
"Tapi kami akan melakukannya dengan mengumpulkan nasihat dan memberikan pilihan bagi pemerintahan kami," kata David.
Sebagai informasi Presiden AS Donald Trump menginisiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas, Palestina. Termasuk pertukaran sandera dari kedua pihak. Kesepakatan ini juga diputuskan setelah negosiasi intensif di Mesir pada 9 Oktober 2025 lalu.
Pasukan Israel juga dilaporkan telah menarik diri dari beberapa posisi di Jalur Gaza bagian tengah dan selatan, termasuk di Khan Younis dan kamp Nusseirat.
Israel juga setuju untuk membebaskan tawanan Palestina sebagai imbalan atas kembalinya semua sandera Israel yang dilepas Hamas.
Guna memastikan stabilitas, AS mengerahkan 200 personel militer sebagai bagian dari satuan tugas gabungan untuk Gaza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/panglima-australia-jshd.jpg)