Rabu, 6 Mei 2026

Konflik Pakistan vs Taliban

Akankah Gencatan Senjata Pakistan-Afghanistan Bisa Bertahan?

Konflik Pakistan vs Taliban yang mendidih sejak Taliban berkuasa pada 2021, kini mencapai titik terang, akan kah gencatan senjata bertahan?

Tayang:
WorldAtlas.com
PETA AFGHANISTAN - Penampakan wilayah Afghanistan dari WorldAtlas.com. Baik Pakistan maupun Taliban menyampaikan apresiasi kepada Qatar dan Turki atas peran mereka dalam memfasilitasi perundingan tersebut. Kedua belah pihak sudah sepakat untuk melakukan gencatan senjata. 

Ringkasan Berita:
  • Pakistan dan Afghanistan sepakat melakukan gencatan senjata segera setelah sepekan bentrokan di perbatasan.
  • Kesepakatan yang dimediasi Qatar dan Turki itu bertujuan menciptakan perdamaian dan stabilitas abadi, dengan pertemuan lanjutan dijadwalkan di Istanbul.
  • Meski disebut langkah positif, para pengamat skeptis kesepakatan ini akan bertahan tanpa mekanisme pemantauan yang kuat.

TRIBUNNEWS.COM - Konflik Pakistan vs Taliban yang mendidih sejak Taliban berkuasa pada 2021, kini mencapai titik terang.

Kendati demikian, akankan gencatan senjata Pakistan-Afghanistan bisa bertahan?

Pakistan dan Afghanistan telah sepakat melakukan gencatan senjata setelah sepekan kedua negara terlibat bentrokan berdarah di perbatasan.

Kesepakatan gencatan senjata konflik Pakistan vs Taliban Afghanistan tercapai lewat perundingan di Doha, yang dimediasi oleh Qatar dan Turki.

Berdasarkan pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Qatar, Pakistan-Afghanistan sepakat menghentikan pertempuran dan membentuk mekanisme untuk menciptakan "perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan".

Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung di Istanbul, Turki, pada 25 Oktober mendatang.

Pertemuan berikutnya akan membahas mekanisme pemantauan dan verifikasi pelaksanaan gencatan senjata.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif, lewat unggahan di platform X, menegaskan kedua negara berkomitmen saling menghormati kedaulatan dan integritas teritorial.

"Terorisme lintas batas dari wilayah Afghanistan akan segera dihentikan," ungkapnya.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyebut kesepakatan ini sebagai “langkah pertama ke arah yang benar.”

Ia berharap pertemuan di Turki nanti dapat menghasilkan mekanisme pemantauan yang jelas untuk mencegah jatuhnya korban baru.

Dari pihak Afghanistan, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kedua negara menegaskan kembali komitmen mereka terhadap perdamaian, saling menghormati, serta penyelesaian sengketa melalui dialog.

Mujahid menambahkan bahwa kedua pihak sepakat untuk tidak menyerang warga sipil, pasukan keamanan, atau infrastruktur penting, dan tidak mendukung kelompok bersenjata yang melakukan serangan lintas batas.

Baca juga: Nilai Balasan Sudah Cukup, PM Pakistan Siap Berdialog dengan Taliban: Kami Ingin Perang Selesai

Baik Pakistan maupun Taliban menyampaikan apresiasi kepada Qatar dan Turki atas peran mereka dalam memfasilitasi perundingan tersebut.

Akar Ketegangan dan Tudingan Terhadap Taliban

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Pakistan menuding Taliban memberikan perlindungan bagi Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP), kelompok militan yang bertanggung jawab atas serangkaian serangan di wilayah Pakistan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved