Janda Jamal Khashoggi Tanggapi Pernyataan Trump yang Pasang Badan untuk MBS
Janda Jamal Khashoggi kecam pernyataan Donald Trump yang bela Mohammed bin Salman dan menolak temuan intelijen AS soal pembunuhan suaminya.
Dalam wawancara bersama Sky News, Hanan menyebut pernyataan Trump sebagai tamparan bagi keluarga korban.
“Tidak ada keadilan yang ditegakkan,” ujarnya.
Ia menegaskan suaminya bukan sosok kontroversial seperti yang digambarkan Trump.
Katanya, sekalipun demikian, “itu bukan alasan untuk menculik, menyiksa, atau membunuhnya.”
Hanan menyebut pembunuhan itu telah “menghancurkan hidupnya”.
Ia meminta kompensasi dari MBS.
Hanan juga ingin jenazah suaminya dikembalikan agar dapat dimakamkan secara layak.
Merespons pembelaan Trump terhadap MBS, Hanan menegaskan siap bertemu langsung dengan presiden AS untuk menjelaskan siapa Jamal Khashoggi sebenarnya.
“Dia harus bertemu saya," katanya.
“Dia (Jaman Khasoggi) seorang profesional, pria hebat, dan sangat berani,” katanya.
Baca juga: Kemarahan Muncul setelah AS Tetapkan MBS Kebal Atas Kematian Jamal Khashoggi
Dalam wawancara terpisah, Raw Story melaporkan bahwa Hanan menuntut MBS bertanggung jawab.
“Putra mahkota mengatakan dia menyesal, jadi dia harus menemui saya, meminta maaf, dan memberi kompensasi atas pembunuhan suami saya,” tegasnya.
Laporan intelijen AS pada masa pemerintahan Trump sebelumnya menyimpulkan bahwa pembunuhan itu dilakukan atas perintah MBS.
Kronologi Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi
Pembunuhan Jamal Khashoggi pada 2018 menjadi salah satu skandal diplomatik paling mengguncang dunia.
Isu ini kembali mencuat setelah kunjungan MBS ke Amerika Serikat memicu lagi pertanyaan soal siapa yang memerintahkan operasi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DONALD-TRUMP-DAN-MOHAMMAD-BIN-SALMAN-19112025.jpg)