Sabtu, 13 Juni 2026

Konflik China dan Taiwan

Taiwan Siapkan Dana Perang Rp663 Triliun, Ancang-ancang Hadapi Potensi Invasi Tiongkok

Taiwan tambah anggaran militer raksasa hingga Rp663T untuk hadapi ancaman China. Ketegangan memuncak, dukungan AS ikut memperkuat barisan.

Tayang:
Tangkapan Layar laman Kementerian Pertahanan Taiwan
MILITER TAIWAN - Anggaran pertahanan Taiwan melonjak Rp663T. Dana ini bagian dari modernisasi senjata dan kesiapan militer dipacu jelang 2027 untuk cegah invasi Tiongkok. 

Menteri Pertahanan Wellington Koo menjelaskan bahwa dana sebesar 39,9 miliar dolar AS akan digunakan untuk akuisisi sistem persenjataan baru.

Adapun sebagian besar pengadaan ini akan datang dari Amerika Serikat, mengingat Washington masih menjadi mitra keamanan paling strategis bagi Taiwan.

Namun Presiden Lai menepis anggapan bahwa kebijakan peningkatan anggaran ini terkait dengan negosiasi tarif perdagangan dengan AS.

Ia menegaskan bahwa penguatan sektor pertahanan murni dilakukan atas dasar kebutuhan keamanan nasional, bukan karena tekanan atau timbal balik politik.

Hubungan Taiwan–Amerika Serikat sendiri disebut berada pada posisi yang sangat solid, terutama dengan meningkatnya dukungan terbuka Washington terhadap kemampuan pertahanan Taipei.

Sikap itu diperkuat oleh pernyataan Duta Besar AS de facto untuk Taiwan, Raymond Greene, yang menyebut langkah ini sebagai keputusan strategis yang tepat.

Greene menilai bahwa percepatan perolehan kemampuan asimetris, jenis pertahanan yang fokus pada strategi efisiensi untuk mengimbangi kekuatan musuh yang lebih besar menjadi elemen terpenting dalam meningkatkan daya cegah Taiwan terhadap ancaman invasi Tiongkok.

Dukungan ini sekaligus menegaskan bahwa peningkatan anggaran bukan hanya langkah domestik, melainkan bagian dari dinamika keamanan regional yang lebih luas di Asia Pasifik.

Beijing Siap Hancurkan Upaya Campur Tangan Asing

Merespon rencana penambahan anggaran militer yang dilakukan Taiwan, China menanggapi kebijakan tersebut dengan sikap keras.

Bagi Beijing, rencana modernisasi pertahanan Taipei dianggap sebagai ancaman terhadap konsep “satu China.

Dalam perkembangan terbaru, juru bicara Kantor Urusan Taiwan, Peng Qingen, bahkan mengeluarkan pernyataan tegas yang mencerminkan kepercayaan diri Beijing terhadap kekuatan militernya.

Ia menegaskan bahwa China memiliki tekad dan kemampuan untuk mempertahankan apa yang mereka anggap sebagai integritas wilayah nasional.

Baca juga: Taiwan Siaga Perang Lawan China, Kirim 11 Juta Buku Panduan ke Warga Berisi Langkah Darurat

Peng bahkan menyampaikan bahwa China akan menghancurkan semua bentuk campur tangan asing, sebuah pernyataan yang secara implisit menyasar negara-negara yang menjalin kerja sama strategis dengan Taiwan, khususnya Amerika Serikat dan Jepang.

Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa saat setelah Jepang mengumumkan rencana penempatan sistem rudal di wilayah pulau yang berdekatan dengan Taiwan.

Bagi Beijing, langkah itu dianggap sebagai bentuk keterlibatan pihak luar dalam isu yang mereka nilai sebagai persoalan internal.

China memandang setiap bantuan militer atau dukungan strategis terhadap Taipei sebagai bagian dari intervensi yang harus dilawan.

(Tribunnews.com/Namira)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved