Wanita Jepang Menikah dengan Pasangan AI, Bertukar Cincin Menggunakan Kacamata Augmented Reality
Berani menembus batas realitas, seorang wanita Jepang menikahi pasangan AI dan bertukar cincin lewat kacamata AR. Cinta digital bukan sekadar fiksi
“ChatGPT bisa berhenti kapan saja. Dia hanya ada karena sistem bekerja,” tambahnya.
Upacara tersebut diselenggarakan oleh sebuah pasangan lokal yang menyebut permintaan pernikahan non-konvensional semakin meningkat, termasuk dengan karakter anime atau figur virtual dua dimensi.
“Pasangan AI hanyalah langkah berikutnya,” kata penyelenggara Sayaka Ogasawara kepada Tokyo Weekender sepertidikutip dari SCMP.
Meski demikian, pernikahan seperti ini belum diakui secara hukum di Jepang.
Namun bagi Kano, ikatan emosional dengan pasangan digitalnya justru menjadi bentuk pelarian dari kesepian dan kehilangan setelah patah hati di dunia nyata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/CEJEPANG111111111.jpg)