Senin, 27 April 2026

Istri Gubernur Sulut Dorong Kerja Sama SDM dengan Prefektur Kochi Jepang

Kunjungan ini disertai sejumlah pejabat Sulut dan dilakukan di kantor prefektur Kochi

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Ricard Susilo
KUNJUNGAN KE KOCHI - Isteri Gubernur Sulut (kelima dari kiri) berdampingan dengan Gubernur Kochi yang memegang plakat terima kasih dari Sulut, berfoto bersama para pejabat kedua pemerintahan 

Ringkasan Berita:
  • Istri Gubernur Sulut, Anik Fitri Wandriani, bertemu Gubernur Kochi, Seiji Hamada, dorong kerja sama SDM dan teknologi. 
  • Jepang memiliki teknologi maju, Indonesia banyak tenaga kerja siap belajar. 
  • Kunjungan ini diikuti pejabat Sulut dan difasilitasi pendirian sekolah bahasa Jepang di Sulut.
 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Istri Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Anik Fitri Wandriani, melakukan kunjungan kehormatan ke Prefektur Kochi, Jepang.

Ia bertemu dengan Gubernur Seiji Hamada, Selasa (2/12/2025).

"Kami berharap Kochi dapat menerima lebih

banyak tenaga kerja Indonesia," ujar Anik.

Ia menambahkan bahwa Jepang memiliki teknolo

gi maju, sementara Indonesia memiliki sumber daya manusia yang melimpah.

"Harapannya, mereka yang datang ke Jepang bisa belajar teknologi lebih baik sehingga tercipta kerja sama yang lebih kuat antara kedua pihak," tambahnya.

Baca juga: Imbas Ketegangan Cina-Jepang, Bandara Kansai Pangkas 34 Persen Penerbangan Tiongkok

Kunjungan ini disertai sejumlah pejabat Sulut dan dilakukan di kantor prefektur Kochi. 

Kesempatan ini dimungkinkan berkat Yoshio Imamura, Direktur Perwakilan Kelompok Manajemen Kota Kochi dan Koperasi Pendukung Sumber

Daya Manusia, yang sebelumnya mendirikan sekolah bahasa Jepang di Sulawesi Utara.

Data terakhir menunjukkan, pada akhir Oktober tahun lalu, terdapat 5.293 pekerja asing di Prefektur Kochi, dengan 1.048 di antaranya berasal dari Indonesia, menjadikannya kelompok kedua terbesar setelah Vietnam.

Dari jumlah tersebut, 11 pemagang teknis berasal dari Sulawesi Utara dan saat ini tengah bekerja di prefektur tersebut.

Dalam pertemuan itu, Anik menekankan keinginannya untuk terus bertukar sumber daya manusia dan teknologi.

Menanggapi hal ini, Gubernur Hamada menyatakan, mengingat populasi yang menua dan penurunan jumlah penduduk yang lebih cepat dibandingkan prefektur lain.

"Kami berharap dapat menjalin kerja sama yang baik," katanya.

Selain itu, bagi masyarakat yang tertarik dengan informasi terkait tenaga kerja di Jepang, dapat bergabung secara gratis dengan mengirimkan nama, alamat, dan nomor WhatsApp ke email: tkyjepang@gmail.com.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved