Jumat, 29 Mei 2026

Kebakaran Gedung di Hongkong

Imbas Kebakaran Tai Po, Jaring Pengaman Konstruksi di Seluruh Hong Kong Dicabut Pemerintah

Adapun kebijakan ini diterapkan oleh pemerintah Hong Kong setelah ditemukannya dugaan sertifikat keselamatan palsu untuk material jaring pengaman

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Tiara Shelavie
/Chen Duo
KEBAKARAN - Foto yang diambil pada 26 November 2025 ini menunjukkan tim penyelamat sedang bekerja di lokasi kebakaran sebuah bangunan hunian di Hong Kong, Tiongkok selatan. Kebakaran terjadi di sebuah bangunan hunian di kawasan Tai Po, Hong Kong, pada Rabu sore, menewaskan empat orang, menurut siaran pers yang dikeluarkan oleh pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR). Dinas Pemadam Kebakaran pemerintah HKSAR menerima pemberitahuan tentang insiden tersebut sekitar pukul 14.51 waktu setempat. Karena kobaran api yang besar, dinas tersebut menaikkan peringatan ke alarm kebakaran No. 5 pada pukul 18.22, yang merupakan level tertinggi dalam sistem alarm kebakaran Hong Kong. (Xinhua/Chen Duo) 

Di Lai Wan Building, Sai Wan Ho, jaring perancah telah dibongkar tak lama setelah kebakaran di Wang Fuk Court terjadi.

Seorang pensiunan berusia 73 tahun bernama Cheung yang telah 20 tahun tinggal di sana menyambut baik tindakan tersebut.

"Saya merasa lebih aman tinggal di sini tanpa jaring," ujarnya, menegaskan tidak keberatan jika proses renovasi tertunda.

Dalam siaran radio setempat, perwakilan industri menyatakan keputusan membongkar jaring perancah diperlukan untuk meyakinkan warga bahwa keselamatan mereka diprioritaskan

Hal ini diutarakan oleh Lawrence Ng San-wa selaku perwakilan dari Hong Kong Construction Sub-Contractors Association.

Lawrence menilai kebutuhan memberikan jaminan keamanan lebih penting daripada biaya pembongkaran.

Ia juga menyebut panduan baru pemerintah yang akan mewajibkan pengujian sampel jaring oleh laboratorium terakreditasi dapat meredakan kekhawatiran warga, meski berpotensi memengaruhi kecepatan konstruksi.

Chau Sze-kit dari Hong Kong Construction Industry Employees General Union juga mendukung keputusan tersebut dan memuji respons "tegas" pemerintah Hong Kong.

Namun, ia mengkhawatirkan dampak pada pendapatan pekerja selama masa pembongkaran dan pengujian.

Menteri Keamanan Hong Kong, Chris Tang Ping-keung juga telah mengonfirmasi kepolisian bahwa pihak aparat hukum sudah membuka penyelidikan kriminal terkait proyek renovasi di Fung Wah Estate dan Fortress Garden.

Baca juga: Kebakaran Besar di Hong Kong, DPR Minta Pemerintah Pastikan Kompensasi untuk Keluarga WNI

Kedua lokasi ini diketahui juga menggunakan jaring dari produsen Shandong yang sama dengan yang dipakai di Wang Fuk Court.Ā 

Kontraktor mengklaim laporan keselamatan untuk Fung Wah Estate berasal dari laboratorium Beijing, sementara Fortress Garden dari Binzhou, Shandong.

Namun, laboratorium Beijing menyangkal menerbitkan laporan tersebut, dan nomor kontak laboratorium Binzhou tidak valid.

(Tribunnews.com/Bobby)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved