Sabtu, 9 Mei 2026

Rektor IPB Berharap HHT Jepang Sebagai Jembatan UMKM Indonesia ke Pasar Global

Rektor IPB menilai House of Handicraft Indonesia in Tokyo menjadi jembatan penting bagi UMKM untuk menembus pasar Jepang dan global

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Richard Susilo
JEMBATAN UMKM - Rektor Universitas IPB, Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, MSi, yang berkunjung ke Tokyo khususnya ke House of Handicraft Indonesia in Tokyo (HHT) berharap wadah tersebut bisa jadi jembatan bagi para UMKM Indonesia yang ingin masuk ke pasar Global. 

“Banyak produk berkualitas tinggi dari Indonesia belum memiliki akses pasar ke Jepang. Kami ingin menjadi pintu awal itu.”

Produk Otentik dari Sabang sampai Merauke

HHT memamerkan berbagai produk kerajinan otentik Indonesia, seperti batik tulis premium, tenun ikat NTT, songket Palembang, ulos Batak, kerajinan kayu jati dan bambu, perhiasan tradisional modern, aksesori rumah, tas anyaman, hingga lukisan dan patung etnik.

Seluruh produk dikurasi ketat agar sesuai dengan selera pasar Jepang, memenuhi standar kualitas internasional, dan tetap membawa karakter budaya daerah.

Sarana Diplomasi Budaya dan Ekonomi Kreatif

Selain sebagai galeri, HHT juga berfungsi sebagai lokasi pameran reguler, ruang pelatihan dan workshop (batik, tenun, kerajinan), tempat pertemuan bisnis (B2B) antara buyer Jepang dan UMKM Indonesia, serta pusat promosi wisata berbasis budaya.

Program ini diharapkan memperkuat kerja sama ekonomi kreatif Indonesia–Jepang yang terus berkembang pesat.

“Japan loves quality, history, and authenticity—dan itu semua dimiliki kerajinan Indonesia,” ujar Okamoto, salah satu pengunjung Jepang yang tertarik dengan batik tulis premium, kepada Tribunnews.com.

Komunitas dan Masa Depan

Seiring meningkatnya minat masyarakat Jepang terhadap batik, kopi, kuliner, dan budaya Indonesia, HHT diyakini akan menjadi pusat interaksi budaya kedua negara.

Ke depan, HHT akan dikembangkan dengan program edukasi, katalog digital bilingual (Indonesia–Jepang), serta peluang kolaborasi desain dengan seniman Jepang.

House of Handicraft Indonesia in Tokyo, yang diresmikan oleh Duta Besar Indonesia dan Wali Kota setempat pada 16 Mei 2025, kini terbuka untuk umum setiap Senin hingga Jumat.

Pengunjung atau buyer yang ingin datang diharapkan melakukan reservasi terlebih dahulu melalui telepon atau email.

Diskusi handicraft di Jepang oleh Komunitas Pencinta Jepang dibuka secara gratis. Kirimkan nama, alamat, dan nomor WhatsApp ke: tkyjepang@gmail.com.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved