Top Rank
10 Stasiun Kereta Api Tersibuk di Dunia: Dipimpin Stasiun Shinjuku, Terbanyak Berasal dari Jepang
Negara Jepang menyumbang delapan dari 10 stasiun, termasuk lima di Tokyo, yang mencerminkan jaringan multi-operator yang padat.
Stasiun Kita-Senju di Tokyo menangani sekitar 507 juta penumpang per tahun, menjadikannya salah satu stasiun tersibuk di Jepang.
Dibuka pada tahun 1896, stasiun ini dioperasikan oleh JR East, Tobu Railway, Tokyo Metro, dan Tsukuba Express, menjadikannya persimpangan utama untuk Tokyo utara dan prefektur tetangga.
Stasiun ini menghubungkan jalur-jalur utama seperti Jalur Joban dan Jalur Tobu Skytree, mendukung lalu lintas komuter yang padat.
Distrik di sekitarnya mencakup pusat perbelanjaan dan bisnis lokal yang terhubung langsung dengan pintu masuk stasiun.
Kita-Senju berfungsi sebagai titik transfer penting, mendistribusikan arus penumpang di seluruh bagian timur dan utara wilayah metropolitan.
8. Stasiun Sealdah
Dengan melayani sekitar 438 juta penumpang setiap tahunnya, Stasiun Sealdah merupakan simpul inti dalam jaringan kereta api Kolkata, India.
Sealdah, yang dibuka pada tahun 1869, dikelola oleh Eastern Railway dan mendukung berbagai jenis layanan.
Stasiun ini dibagi menjadi tiga bagian, yakni Utara, Utama, dan Selatan, masing-masing mengelola arus penumpang dan pola layanan yang berbeda.
Jaringan kereta api pinggiran kotanya merupakan salah satu yang tersibuk di negara ini, mendukung pergerakan komuter harian ke pusat kota Kolkata.
Perbaikan infrastruktur termasuk peningkatan peron dan peningkatan sistem persinyalan, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mengakomodasi peningkatan permintaan di wilayah metropolitan.
9. Stasiun Tokyo
Stasiun Tokyo mencatat sekitar 433 juta penumpang per tahun dan berfungsi sebagai pusat kereta api antar kota utama di Jepang.
Stasiun Tokyo, yang dibangun pada tahun 1914, dioperasikan oleh JR East dan menampung terminal untuk jalur Shinkansen utama.
Stasiun ini juga mendukung rute komuter utama di jalur Yamanote, Chuo, dan Keihin-Tohoku.
Gedung Marunouchi yang terbuat dari bata merah yang telah dipugar merupakan landmark bersejarah yang dilestarikan, sementara sisi Yaesu menampilkan kompleks komersial besar dan terminal bus jarak jauh.
Peran Stasiun Tokyo sebagai gerbang kereta api utama ibu kota menjadikannya penting untuk perjalanan nasional dan perjalanan komuter metropolitan sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/stasiun-shibuya-bawah-tanah.jpg)