Selasa, 19 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Trump: Penyelesaian Perang Rusia-Ukraina Kini Semakin Dekat

Presiden AS Donald Trump sebut kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina kini semakin dekat, setelah pertemuan tim ASEropa, Ukraina di Berlin.

Tayang:
Facebook The White House
PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook The White House, Selasa (16/12/2025) memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 6 Desember 2025. Pada 15 Desember, Presiden AS Donald Trump sebut kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina kini semakin dekat, setelah pertemuan tim AS, Eropa, Ukraina di Berlin. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump mengatakan ada kemajuan dalam perundingan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
  • Ukraina mengajukan syarat termasuk jaminan keamanan mirip "Pasal Lima NATO" kepada AS dan Eropa.
  • Perang Rusia–Ukraina memasuki hari ke-1392 saat Zelenskyy bertemu dengan para pemimpin Eropa, AS, dan NATO.

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia dan Ukraina kini lebih dekat daripada sebelumnya.

“Saya pikir kita sekarang lebih dekat daripada sebelumnya dan kita akan lihat apa yang bisa kita lakukan. Kita ingin menyelamatkan banyak nyawa,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval, Gedung Putih, Senin (15/12/2025).

Ia mengutip apa yang ia gambarkan sebagai pembicaraan yang ekstensif dan produktif dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan beberapa pemimpin Eropa di Kota Berlin, Jerman.

Presiden AS juga mengatakan ia berbicara dengan para pemimpin Jerman, Italia, Finlandia, Prancis, Inggris, Polandia, Norwegia, Denmark, dan Belanda, dan NATO setelah pertemuan itu.

“Kami telah melakukan pembicaraan yang baik dengan Rusia, dan saya pikir mereka ingin kembali ke kehidupan yang lebih normal,” tambahnya, dikutip dari Anadolu Agency.

Seorang pejabat AS sebelumnya mengatakan Trump sangat senang dengan kemajuan yang kini dicapai dalam pembicaraan di Jerman.

Para pejabat AS mengatakan jaminan keamanan yang diusulkan Ukraina mencakup jaminan yang mirip dengan "Pasal Lima NATO".

Info Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang Rusia–Ukraina kini memasuki hari ke-1392 pada Selasa (16/12/2025), menandai berlanjutnya konflik panjang yang berawal dari invasi besar-besaran Rusia pada 24 Februari 2022.

Perang Rusia–Ukraina yang pecah pada 2022 berakar pada perubahan geopolitik besar pascaruntuhnya Uni Soviet pada 1991, ketika Rusia dan Ukraina muncul sebagai negara berdaulat.

Baca juga: Kanselir Jerman Sebut Ambisi Putin Mirip Hitler: Rusia Mau Pulihkan Uni Soviet

Sejak itu, Ukraina berada di posisi antara mempertahankan kedekatan historis dengan Moskow atau menguatkan hubungan dengan negara-negara Barat.

Memasuki awal 2000-an, Kyiv semakin menegaskan orientasi politiknya menuju NATO dan Uni Eropa.

Langkah ini dipersepsikan Rusia sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasionalnya sekaligus pelemahan pengaruh Moskow di kawasan Eropa Timur.

Perbedaan arah politik, perebutan identitas kebangsaan, dan konflik wilayah pun kian memperkeruh hubungan bilateral kedua negara.

Situasi memanas pada 2014 ketika terjadi Revolusi Maidan menggulingkan pemerintahan Ukraina yang dinilai condong ke Rusia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved