Rabu, 20 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Trump: Penyelesaian Perang Rusia-Ukraina Kini Semakin Dekat

Presiden AS Donald Trump sebut kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina kini semakin dekat, setelah pertemuan tim ASEropa, Ukraina di Berlin.

Tayang:
Facebook The White House
PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook The White House, Selasa (16/12/2025) memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 6 Desember 2025. Pada 15 Desember, Presiden AS Donald Trump sebut kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina kini semakin dekat, setelah pertemuan tim AS, Eropa, Ukraina di Berlin. 

Tak lama berselang, Moskow menganeksasi Krimea dan memberikan dukungan kepada kelompok separatis di wilayah Donbas.

Serangkaian upaya diplomatik untuk meredakan konflik gagal menghentikan eskalasi.

Ketegangan akhirnya mencapai puncaknya pada 24 Februari 2022 saat Rusia melancarkan invasi militer skala penuh ke Ukraina.

Presiden Vladimir Putin menyatakan operasi tersebut bertujuan melindungi warga di Donbas, mencegah ancaman militer dari Ukraina, serta menolak perluasan NATO ke arah timur yang dianggap mengancam Rusia.

Invasi itu menuai kecaman luas dari komunitas internasional, di antaranya negara-negara Barat merespons dengan menjatuhkan sanksi terhadap Moskow serta memberikan dukungan politik dan bantuan militer dalam jumlah besar kepada Kyiv.

Di tengah perang yang masih berlangsung, di bawah ini berita terbaru tentang perang Rusia–Ukraina.

  • Zelenskyy Bertemu Para Pemimpin Eropa

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu dengan para pemimpin Eropa di Berlin pada hari Senin (15/12/2025).

Ia bertemu Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier hingga Presiden Finlandia Alexander Stubb.

Zelensky juga akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Uni Eropa, Inggris Raya, Komisi Eropa, Dewan Eropa, dan NATO.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda Zelenskyy dengan mitra Eropa untuk membahas rencana perdamaian untuk Rusia dan Ukraina.

Bersama rombongan perwakilan Ukraina, Zelenskyy mengikuti pembicaraan dengan perwakilan AS termasuk utusan khusus AS Steve Witkoff pada 14-15 Desember 2025 di Berlin.

Zelenskyy mengatakan forum itu merupakan platform penting untuk berbicara dengan mitra Eropa dan AS, membahas kerangka perdamaian yang berisi 20 poin sebagai landasan gencatan senjata.

  • Ukraina Andalkan 5 Dokumen, Minta AS Setujui Jaminan Keamanan

Ukraina mendesak Kongres Amerika Serikat (AS) untuk menyetujui jaminan keamanan jika gencatan senjata dengan Rusia berhasil dicapai.

Zelenskyy mengatakan pihaknya mengajukan lima dokumen dalam pertemuan dengan mitra AS dan Eropa di Berlin.

"Kami mengandalkan lima dokumen. Beberapa di antaranya tentang jaminan keamanan. Mengikat secara hukum, artinya telah disetujui dan disahkan oleh Kongres," kata Volodymyr Zelenskyy kepada wartawan, Senin (15/12/2025).

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved