Sabtu, 2 Mei 2026

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Trump Ungkap Ambisi AS, Ingin Kuasai Minyak hingga Tanah Venezuela

Trump mengakui ambisi AS menguasai minyak dan tanah Venezuela. Blokade kapal tanker diberlakukan, tekanan militer meningkat.

Tayang:
https://www.whitehouse.gov/
TRUMP DESAK NATO - Foto ini diambil dari https://www.whitehouse.gov/ pada Minggu (14/9/2025) menunjukkan Presiden Donald Trump menyampaikan pidato di KTT AI Gedung Putih di Auditorium Andrew W. Mellon di Washington, DC. Trump mengakui ambisi AS menguasai minyak dan tanah Venezuela. Blokade kapal tanker diberlakukan, tekanan militer meningkat, dunia internasional khawatir konflik meluas. 

Ringkasan Berita:
  • Trump secara terbuka mengakui ambisi AS untuk mengambil kembali minyak, tanah, dan aset Venezuela, bersamaan dengan kebijakan blokade sebagian kapal tanker minyak.
  • AS meningkatkan tekanan melalui blokade dan kehadiran militer di Karibia, dengan dalih perang melawan narkoba, meski data DEA menunjukkan peran Venezuela relatif kecil dalam perdagangan narkotika ke AS.
  • Langkah Trump menuai kecaman luas dari Venezuela dan komunitas internasional, termasuk PBB, Brasil, dan Meksiko.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengakui keinginannya untuk mengambil kembali minyak, tanah, dan aset lain dari Venezuela.

“Amerika Serikat akan mendapatkan kembali tanah, hak minyak, dan apa pun yang pernah kita miliki. Kami menginginkannya kembali," tegas Trump, sebagaimana dikutip dari Los Angeles Times.

Pernyataan ini diungkap Trump bersamaan dengan dirilisnya kebijakan baru berupa blokade sebagian terhadap kapal tanker minyak yang masuk dan keluar dari Venezuela.

Menandai eskalasi signifikan dalam tekanan politik, ekonomi, dan militer Washington terhadap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

Sejauh ini Trump belum memberikan penjelasan rinci mengenai dasar klaim tersebut maupun mekanisme yang akan ditempuh.

Sementara Gedung Putih belum memastikan apakah isu Venezuela akan menjadi bagian utama dalam pidato kenegaraan Trump yang disiarkan secara nasional.

Namun, kebijakan dan pernyataan yang telah dilontarkan menunjukkan arah kebijakan yang semakin agresif terhadap Caracas.

Blokade Kapal Tanker dan Tekanan Militer

Sebelum Trump mengungkap keinginan untuk menguasai minyak dan tanah Venezuela, pemimpin AS itu telah berulang kali menunjukan sikap agresif.

Terbaru AS melakukan blokade terhadap kapal tanker minyak Venezuela. Kebijakan ini secara spesifik menargetkan kapal-kapal tanker yang telah dikenai sanksi oleh otoritas Amerika Serikat.

Baca juga: Trump Perintahkan Blokade Total Kapal Tanker Minyak Venezuela, Caracas Kecam Ancaman AS

Tujuannya adalah melumpuhkan sektor minyak, yang merupakan tulang punggung perekonomian Venezuela.

Kebijakan tersebut diberlakukan di tengah peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Karibia.

Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintahan Trump dilaporkan telah memperkuat armada laut, menghancurkan lebih dari dua lusin kapal yang dituduh mengangkut narkoba ilegal di wilayah Karibia dan Pasifik.

Tak hanya itu Trump juga turut melontarkan ancaman serangan militer langsung terhadap Venezuela dan negara tetangganya, Kolombia.

Gedung Putih berdalih bahwa kampanye militer Trump terhadap Venezuela dilakukan untuk menekan perdagangan narkoba.

Menyebut Maduro sebagai "teroris narkoba" dan menuduhnya memimpin "Cartel de los Soles."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved