Jumat, 22 Mei 2026

5 Populer Internasional: Putin Ejek Eropa 'Si Babi Kecil' - Israel dan Mesir Sepakati Bisnis Gas

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut para pemimpin Eropa sebagai "babi-babi kecil"

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Salma Fenty
Kolase foto: Kremlin; Facebook Kantor Perdana Menteri Israel; Asahi TV; US State Department
BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Presiden Rusia Vladimir Putin hadir selama presentasi konferensi video mengenai fasilitas olahraga baru yang dibuka di berbagai wilayah Rusia pada tahun 2025; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dalam acara penyerahan sertifikat penghargaan kepada 12 karyawan Mossad di kediaman Presiden Isaac Herzog di Yerusalem pada Selasa (16/12/2025) malam; Putri Aiko sedang berupaya melepas bebek tetapi bebek tidak mau menjauh di Kamoba, area perburuan bebek di Kota Koshigaya, Prefektur Saitama, Selasa (18/12/2025); Peta yang menampilkan wilayah arktik yang disediakan oleh Departemen Luar Negeri AS. Inilah rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir. 

Wilayah Arktik mencatat tahun terpanas sejak 1900 seiring berlanjutnya krisis iklim global.

Laporan Tahunan Kondisi Arktik yang diterbitkan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), pada Selas, menemukan suhu udara permukaan dari Oktober 2024 hingga September 2025 sebagai yang tertinggi dalam catatan modern.

NOAA sendiri adalah badan ilmiah pemerintah Amerika Serikat yang bertugas memahami, memprediksi, dan melindungi lautan, atmosfer, serta wilayah pesisir;

Laporan menyebutkan dalam 10 tahun terakhir juga tercatat sebagai dekade terpanas di wilayah tersebut, dikutip BBC dan Al Jazeera, Kamis (18/12/2025).

Para ilmuwan menyoroti bahwa Arktik memanas empat kali lebih cepat dibanding rata-rata global.

Kenaikan suhu ini menyebabkan hilangnya es laut dan lapisan salju secara signifikan, mengubah “lemari es dunia” yang berperan penting dalam mengatur iklim global.

Pada Maret 2025, es laut musim dingin mencapai titik terendah dalam 47 tahun pemantauan satelit, sementara luas tutupan salju pada Juni hanya setengah dari enam dekade lalu.

Perubahan ini juga berdampak pada ekosistem Arktik.

Spesies boreal bergerak ke utara, sementara lapisan es abadi yang mencair memobilisasi besi dan logam lain, fenomena yang disebut NOAA sebagai “sungai berkarat”.

Curah hujan di wilayah ini juga mencapai rekor tertinggi, bahkan di musim dingin, memengaruhi pertumbuhan tahunan es laut serta kehidupan manusia dan satwa.

Hilangnya es laut meningkatkan penyerapan panas, sedangkan gletser Greenland kehilangan 129 miliar ton es pada 2025, yang mendorong kenaikan permukaan laut global.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Sesuai Minatmu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved