Jumat, 22 Mei 2026

5 Populer Internasional: Putin Ejek Eropa 'Si Babi Kecil' - Israel dan Mesir Sepakati Bisnis Gas

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut para pemimpin Eropa sebagai "babi-babi kecil"

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Salma Fenty
Kolase foto: Kremlin; Facebook Kantor Perdana Menteri Israel; Asahi TV; US State Department
BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Presiden Rusia Vladimir Putin hadir selama presentasi konferensi video mengenai fasilitas olahraga baru yang dibuka di berbagai wilayah Rusia pada tahun 2025; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dalam acara penyerahan sertifikat penghargaan kepada 12 karyawan Mossad di kediaman Presiden Isaac Herzog di Yerusalem pada Selasa (16/12/2025) malam; Putri Aiko sedang berupaya melepas bebek tetapi bebek tidak mau menjauh di Kamoba, area perburuan bebek di Kota Koshigaya, Prefektur Saitama, Selasa (18/12/2025); Peta yang menampilkan wilayah arktik yang disediakan oleh Departemen Luar Negeri AS. Inilah rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir. 
Ringkasan Berita:
  • Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut para pemimpin Eropa sebagai "babi-babi kecil"
  • Sementara itu, Israel-Mesir sepakati bisnis gas besar-besaran, dibantu AS
  • Di Kordofan, Sudan, serangan pesawat tak berawak dmenewaskan 104 warga sipil, termasuk anak-anak, saat perang saudara memasuki tahun ketiga.


TRIBUNNEWS.COM -
Rangkuman berita populer Tribunnews di kanal Internasional dalam disimak di sini.

Presiden Rusia Putin menyebut para pemimpin Eropa sebagai "babi-babi kecil" yang mengikuti langkah pemerintahan AS sebelumnya di bawah Joe Biden.

Sementara itu, PM Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan kesepakatan terbesar dalam bisnis gas antara Israel dan Mesir.

Berikut berita selengkapnya.

1. Putin Ejek Eropa 'Si Babi Kecil', Yakin Rusia Bisa Menang Perang Tanpa Syarat

Presiden Rusia Vladimir Putin menantang para pemimpin Eropa dengan pidatonya di Moskow.

Berbicara pada pertemuan tahunan dengan kementerian pertahanan, Putin mengatakan Rusia yakin dapat meraih tujuan invasi ke Ukraina yang ia sebut "operasi militer khusus", tanpa syarat.

Ia menyinggung pertemuan antara Eropa, AS, dan Ukraina yang berlangsung di Berlin, Jerman pada awal pekan ini.

Pertemuan itu membahas upaya Eropa dan proposal AS yang diharapkan dapat mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina, yang hasil diskusinya belum diketahui oleh Rusia.

“Jika mereka tidak menginginkan diskusi yang substansial, maka Rusia akan membebaskan tanah bersejarahnya di medan perang,” katanya, Rabu (17/12/2025).

Putin mengklaim pemerintahan AS sebelumnya, merujuk pada Joe Biden, telah dengan sengaja mengarahkan situasi ke arah konflik bersenjata.

Pria berusia 73 tahun itu mengatakan AS percaya Rusia dapat dilemahkan atau bahkan dihancurkan dalam waktu singkat.

Ia kemudian mengecam para pemimpin Eropa, menyebut mereka "babi kecil", dan menuduh mereka bergabung dengan pemerintahan Joe Biden. 

"Babi-babi kecil Eropa segera bergabung dalam pekerjaan pemerintahan Amerika sebelumnya, berharap untuk mengambil keuntungan dari keruntuhan negara kita," kata Putin.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. Netanyahu: Israel-Mesir Sepakati Bisnis Gas Besar-besaran, Dibantu AS

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan kesepakatan besar dalam bisnis gas antara Israel dan Mesir.

Perjanjian bisnis gas senilai 112 miliar shekel Israel (sekitar Rp579 triliun) itu merupakan yang terbesar dalam sejarah bisnis Israel dan Mesir.

Mesir akan menerima gas tersebut selama 15 tahun ke depan melalui perusahaan energi raksasa asal Amerika Serikat (AS), Chevron, yang memiliki ladang gas di lepas pantai Israel di Laut Mediterania.

Israel akan mendapat setengah dari hasil penjualan gas itu dan masuk ke kas negara.

"Sekitar 58 miliar shekel Israel (sekitar Rp299,9 triliun) yang diperoleh dari kesepakatan itu akan langsung masuk ke kas negara," kata Netanyahu dalam pengumumannya, Rabu (17/12/2025).

“Kesepakatan ini sangat memperkuat posisi Israel sebagai kekuatan energi regional, dan berkontribusi pada stabilitas di kawasan kami," lanjutnya.

Netanyahu mengatakan kesepakatan itu akan mewajibkan perusahaan-perusahaan untuk menjual gas dengan harga yang baik kepada warga Israel.

Anak perusahaan Chevron yang ada di Israel, Chevron Mediterranean Limited (CML), menyambut baik keputusan untuk mengeluarkan izin ekspor gas alam dari reservoir Leviathan kepada pelanggan mereka di Mesir.

Sebelumnya, kedua negara dikabarkan sedang berdiskusi untuk perjanjian senilai 35 miliar USD (sekitar Rp584,5 triliun) untuk mengekspor gas dari cadangan Leviathan Israel ke Mesir hingga tahun 2040, menurut laporan The Jerusalem Post.

BACA SELENGKAPNYA >>>

3. Serangan Pesawat Tak Berawak Tewaskan 104 Warga Sipil di Kordofan, Sudan

Serangan pesawat tak berawak menewaskan sedikitnya 104 warga sipil di Kordofan, Sudan.

Insiden ini terjadi saat pertempuran antara faksi militer yang bersaing memanas dalam perang saudara yang berlangsung sejak April 2023, lapor Al Jazeera dan Yahoo News.

Serangan mematikan sejak awal Desember terjadi di Kalogi, Kordofan Selatan, menimpa taman kanak-kanak dan rumah sakit.

Sebanyak 89 korban tewas, termasuk 43 anak-anak dan delapan perempuan.

Kepala hak asasi manusia PBB, Volker Turk, memperingatkan serangan terhadap fasilitas medis melanggar hukum humaniter internasional.

Enam pasukan penjaga perdamaian Bangladesh tewas saat pesawat tak berawak menghantam pangkalan mereka di Kadugli pada 13 Desember.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres mengecam serangan tersebut.

Guterres menyatakan bahwa menargetkan pasukan penjaga perdamaian dapat tergolong kejahatan perang.

Selain itu, Rumah Sakit Militer Dilling diserang sehari kemudian.

Insiden tersebut menewaskan sembilan orang dan melukai 17 lainnya, termasuk staf medis, menurut Jaringan Dokter Sudan.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Putri Aiko Jalani Acara Resmi Mandiri Pertama, Jamuan Berburu Bebek Kekaisaran Jepang Curi Perhatian

Putri Aiko, putri tunggal Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako, untuk pertama kalinya menjalani acara resmi secara mandiri dalam tradisi Kekaisaran Jepang.

Ia memimpin Kamogari Settai, jamuan berburu bebek tradisional yang sarat nilai budaya dan diplomasi.

Acara tersebut digelar di Kamoba, area perburuan bebek di Kota Koshigaya, Prefektur Saitama, Selasa (18/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Putri Aiko menjamu para duta besar dari 16 negara, menandai debut pentingnya di panggung publik kekaisaran.

Debut Perdana Putri Aiko di Acara Resmi Kekaisaran

Pada percobaan pertama pelepasan bebek, Putri Aiko sempat belum berhasil melakukannya dengan sempurna.

Namun, pada percobaan berikutnya, ia berhasil melepas bebek dengan lancar.

Keberhasilan tersebut disambut tepuk tangan para duta besar yang hadir.

Putri Aiko membalasnya dengan senyum hangat, menciptakan suasana akrab dalam prosesi resmi yang biasanya berlangsung formal.

BACA SELENGKAPNYA >>>

5. Arktik Dilanda Tahun Terpanas Sejak 1900, Es Laut dan Salju Menyusut Drastis, Pangan Dunia Terancam

Wilayah Arktik mencatat tahun terpanas sejak 1900 seiring berlanjutnya krisis iklim global.

Laporan Tahunan Kondisi Arktik yang diterbitkan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), pada Selas, menemukan suhu udara permukaan dari Oktober 2024 hingga September 2025 sebagai yang tertinggi dalam catatan modern.

NOAA sendiri adalah badan ilmiah pemerintah Amerika Serikat yang bertugas memahami, memprediksi, dan melindungi lautan, atmosfer, serta wilayah pesisir;

Laporan menyebutkan dalam 10 tahun terakhir juga tercatat sebagai dekade terpanas di wilayah tersebut, dikutip BBC dan Al Jazeera, Kamis (18/12/2025).

Para ilmuwan menyoroti bahwa Arktik memanas empat kali lebih cepat dibanding rata-rata global.

Kenaikan suhu ini menyebabkan hilangnya es laut dan lapisan salju secara signifikan, mengubah “lemari es dunia” yang berperan penting dalam mengatur iklim global.

Pada Maret 2025, es laut musim dingin mencapai titik terendah dalam 47 tahun pemantauan satelit, sementara luas tutupan salju pada Juni hanya setengah dari enam dekade lalu.

Perubahan ini juga berdampak pada ekosistem Arktik.

Spesies boreal bergerak ke utara, sementara lapisan es abadi yang mencair memobilisasi besi dan logam lain, fenomena yang disebut NOAA sebagai “sungai berkarat”.

Curah hujan di wilayah ini juga mencapai rekor tertinggi, bahkan di musim dingin, memengaruhi pertumbuhan tahunan es laut serta kehidupan manusia dan satwa.

Hilangnya es laut meningkatkan penyerapan panas, sedangkan gletser Greenland kehilangan 129 miliar ton es pada 2025, yang mendorong kenaikan permukaan laut global.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved