Senin, 18 Mei 2026

Penembakan Massal di Australia

PM Anthony Albanese Dicemooh Warga Australia saat Ziarah ke Lokasi Penembakan Bondi

Di peringatan seminggu setelah penembakan massal tersebut, pengamanan ketat pun dilakukan pihak kepolisian dan bendera berkibar setengah tiang

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bobby W
Editor: Bobby Wiratama
Tangkap Layar Youtube ABC News Australia
TRUMP TELPON ALBANESE - Tangkap layar Youtube ABC News Australia saat jumpa pers Perdana Menteri Australia Anthony Albanese yang membahas terkait ucapan selamat dari Donald Trump pada Senin (5/5/2025). 

Meski ada trauma yang besar karena penembakan massal di Bondi, David menilai warga Yahudi harus tetap tegar dalam menjalani hidup terutama jelang masa Hanukkah.

"Tetapi teman-teman, Hanukkah mengajarkan kita bahwa cahaya dapat menerangi bahkan tempat yang paling suram sekalipun. Satu tindakan keberanian, satu nyala harapan, dapat memberi kita arah dan menunjukkan jalan ke depan." ungkap David.

Salah satu penyintas dalam serangan di Bondi tersebut juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato.

Sosok tersebut adalah Chaya Dadon, seorang penyintas berusia 14 tahun yang selamat dari penembakan massal tersebut

"Kita semakin kuat sebagai bangsa. Kita sedang tumbuh. Terkadang bertumbuh itu menyakitkan....kehidupan akan terus berjalan dan mengapa tidak kita menjadikannya yang terbaik." ungkap Chaya.

(Tribunnews.com/Bobby)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved