Natal 2025
Misa Malam Natal Paus Leo XIV: Menolak Orang Miskin sama dengan Menolak Tuhan
Paus Leo XIV juga mengutip pernyataan Paus Benediktus XVI yang menyayangkan sikap dunia yang acuh terhadap anak-anak, orang miskin, dan pendatang.
Ia menjadi Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat dan juga memiliki kewarganegaraan ganda dengan Peru, serta Paus pertama dari Ordo Santo Agustinus (Augustinian).
Prevost terpilih sebagai Paus pada 8 Mei 2025 dalam konklaf yang berlangsung cepat, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada April 2025.
Ia memilih nama Leo XIV sebagai penghormatan kepada Paus Leo XIII, yang dikenal mengembangkan ajaran sosial Katolik modern melalui ensiklik Rerum Novarum, terutama terkait hak pekerja dan keadilan sosial di tengah revolusi industri.
Sebelum menjadi Paus, Prevost menghabiskan sebagian besar karier rohaninya sebagai misionaris di Peru, di mana ia melayani sebagai uskup dan terlibat dalam pelayanan bagi kaum miskin serta imigran.
Ia pernah menjabat sebagai pemimpin Ordo Agustinus dunia dari 2001 hingga 2013, serta prefek Dikasteri untuk Para Uskup di Vatikan di bawah Paus Fransiskus.
Baca juga: Puan Maharani: Semangat Natal Harus Menguatkan Persaudaraan di Tengah Bencana
Paus Leo XIV dikenal dengan fokusnya pada isu sosial seperti kemiskinan, migrasi, perdamaian dunia, dan tantangan teknologi seperti kecerdasan buatan.
Sejak awal kepausannya, ia menekankan kelanjutan reformasi Paus Fransiskus, termasuk synodalitas (kebersamaan dalam Gereja) dan perhatian terhadap lingkungan serta kaum marginal.
Natal 2025 menjadi perayaan Natal pertama Paus Leo XIV, di mana ia juga menyerukan gencatan senjata global dan menghidupkan kembali beberapa tradisi liturgis.
(Tribunnews.com/Bobby)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Paus-Leo-XIV-menjalani-Misa-Malam-Natal-pertamanya.jpg)