Natal 2025
Misa Malam Natal Paus Leo XIV: Menolak Orang Miskin sama dengan Menolak Tuhan
Paus Leo XIV juga mengutip pernyataan Paus Benediktus XVI yang menyayangkan sikap dunia yang acuh terhadap anak-anak, orang miskin, dan pendatang.
Ringkasan Berita:
- Paus Leo XIV menyerukan kepedulian pada kaum miskin dan pendatang dalam khotbah Misa Malam Natal, menegaskan bahwa menolak mereka sama artinya dengan menolak Allah.
- Natal 2025 menjadi Misa Malam Natal perdana Paus Leo XIV, Paus pertama asal Amerika Serikat, yang memimpin misa di Basilika Santo Petrus di hadapan ribuan umat.
- Paus menekankan martabat setiap manusia, mengkritik sistem ekonomi yang merendahkan manusia dan menegaskan bahwa kemanusiaan adalah tempat kehadiran Allah.
TRIBUNNEWS.COM - Dalam Misa Malam Natal pada Rabu (24/12/2025), Paus Leo XIV mengangkat tema mengenai ajakan untuk membantu orang-orang miskin.
Pada khotbahnya pada Malam Natal, Paus Leo menyampaikan bahwa kisah kelahiran Yesus di dalam palungan karena tidak ada tempat di rumah penginapan harusnya menjadi pengingat bagi umat Kristiani bahwa menolak menolong orang miskin dan pendatang pada masa kini sama artinya dengan menolak Allah sendiri.
Leo, yang sejak awal masa kepausannya menempatkan perhatian lebih bagi para imigran dan kaum miskin sebagai tema utama, menegaskan bahwa kelahiran Yesus menunjukkan kehadiran Allah dalam setiap pribadi manusia.
Hal ini disampaikannya saat memimpin Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan .
"Di bumi, tidak ada tempat bagi Tuhan jika tidak ada tempat bagi manusia. Menolak yang satu berarti menolak yang lain," kata Paus selama misa penuh khidmat yang dihadiri oleh sekitar 6.000 orang di dalam basilika.
Misa Malam Natal kali ini menjadi momen perdana bagi Paus Leo asal Amerika Serikat dalam menjalankan masa pontifikatnya, menyusul pemilihan dirinya pada Mei lalu untuk menggantikan mendiang Paus Fransiskus
Paus yang pernah mengkritik kebijakan imigran kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump ini juga mengutip pernyataan mendiang Paus Benediktus XVI yang menyayangkan sikap dunia yang acuh terhadap anak-anak, orang miskin, dan pendatang.
"Ketika ekonomi yang menyimpang membuat kita menganggap manusia hanya sebagai komoditas, Tuhan datang menjadi setara dengan kita untuk menunjukkan betapa mulianya martabat setiap individu," tegas Paus Leo.
"Di mana ada tempat bagi kemanusiaan, di situ pula ada tempat bagi Allah. Bahkan sebuah palungan di kandang ternak dapat menjadi lebih suci daripada megahnya tempat ibadah." tambahnya
Di luar basilika, sekitar 5.000 orang juga turut mengikuti jalannya misa melalui layar di Lapangan Santo Petrus, sambil berteduh di bawah payung dan jas hujan karena hujan deras yang mengguyur Roma.
Leo yang berusia 70 tahun keluar untuk menyapa mereka sebelum misa dimulai.
"Saya menaruh rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas keteguhan hati serta kehadiran Anda semua pada malam ini,terlepas dari cuaca yang tidak mendukung ini." ucapnya,
Baca juga: Tanggal 25 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Natal dan Lainnya
Pada hari Kamis waktu setempat (25/12/2025), Paus Leo rencananya juga dijadwalkan untuk memimpin Misa Hari Natal.
Paus Leo XIV juga dijadwalkan untuk menyampaikan pesan serta berkat "Urbi et Orbi" (kepada kota dan dunia) yang disampaikan dua kali setahun pada kesempatan tersebut.
Profil Paus Leo XIV
Paus Leo XIV, yang nama lahirnya Robert Francis Prevost, lahir pada 14 September 1955 di Chicago, Illinois, Amerika Serikat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Paus-Leo-XIV-menjalani-Misa-Malam-Natal-pertamanya.jpg)