Lewat Seni dan Budaya, KHAYA Pererat Hubungan Indonesia–Turki di Kastamonu
Kastamonu Harika Endonezya (KHAYA) sukses digelar di Kastamonu Üniversitesi sebagai ajang diplomasi budaya
Ringkasan Berita:
- Kastamonu Harika Endonezya (KHAYA) sukses digelar di Kastamonu Üniversitesi sebagai ajang diplomasi budaya yang memperkenalkan sejarah dan kekayaan seni Indonesia kepada masyarakat Turki.
- Acara ini menampilkan pertunjukan tari, pameran budaya, kuliner khas, serta aktivitas interaktif yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat lintas negara.
- Melalui KHAYA, mahasiswa Indonesia di Turki memperkuat hubungan budaya kedua negara sekaligus memperkenalkan identitas Indonesia secara kreatif dan inklusif.
TRIBUNNEWS.COM - Kegiatan seni budaya bertajuk Kastamonu Harika Endonezya (KHAYA) sukses digelar di Ahmet Yesevi Kültür Merkezi, Kastamonu Üniversitesi, Kastamonu, Turki, Sabtu (20/12/2025).
Acara ini menghadirkan kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang dikemas melalui pertunjukan seni tari dan teater, sekaligus menjadi sarana diplomasi budaya Indonesia–Turki dalam memperkenalkan sejarah serta kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat setempat.
KHAYA menampilkan beragam pertunjukan seni, mulai dari Tari Topeng, Tari Bandung, hingga kreasi tari tradisional-kontemporer.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pameran budaya, mencicipi kuliner khas Indonesia, mengikuti aktivitas membatik melalui stan Batik x Ebru, serta berfoto di area photo booth dengan busana adat Nusantara.
Acara ini dihadiri ratusan pengunjung yang terdiri dari mahasiswa Turki, mahasiswa internasional, komunitas lintas negara, serta masyarakat lokal Kastamonu.
Ketua Panitia KHAYA, Malikha Basca Biwanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Indonesia kepada masyarakat Turki.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh panitia dan relawan.
Baca juga: Klub Ski Indonesia Endonezskay Buka Cabang Baru di Bursa, Perkuat Komunitas Olahraga Musim Dingin
“Meski kami berasal dari komunitas kecil, kami percaya tidak ada batasan untuk bermimpi besar. Kami berharap KHAYA menjadi pengalaman yang berkesan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Rektor Kastamonu Üniversitesi, Prof. Dr. Ahmet Hamdi Topal. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya acara yang dinilainya sarat makna dan mempererat hubungan antarbudaya.
Menurutnya, melalui penampilan seni dan semangat yang ditunjukkan mahasiswa Indonesia, masyarakat Turki dapat mengenal Indonesia secara lebih dekat, baik dari sisi sejarah maupun nilai-nilai kebudayaannya.
Melalui penyelenggaraan KHAYA, panitia berharap hubungan budaya antara Indonesia dan Turki dapat terus terjalin erat.
Acara ini menjadi wujud komitmen mahasiswa Indonesia di Kastamonu untuk memperkenalkan identitas bangsa melalui pendekatan seni, budaya, dan kreativitas. Kegiatan tersebut didukung oleh Kastamonu Üniversitesi, Uluslararası Öğrenci Topluluğu, PPI Kastamonu, PPI Turki, serta berbagai mitra dan media nasional maupun internasional.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kontemporer-ditampilkan-di-acara-KHAYA-20252.jpg)